PPP: Jokowi Jangan Dipaksa-paksa

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 24 Oktober 2014 | 14:46 WIB
PPP: Jokowi Jangan Dipaksa-paksa
Presiden Joko Widodo menerima telepon dari Presiden Cina Xi Jinping (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Hasan Husairi Lubis mendukung kehati-hatian Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum mengumumkan susunan kabinet pemerintah periode 2014-2019.

"Lebih baik sudah klop dan cocok dulu, baru diumumkan. Jangan sampai sudah diumumkan, ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Jadi, lebih bagus ditunda, daripada dipaksakan," kata Hasan kepada suara.com, Jumat (24/10/2014).

Hasan mengatakan Jokowi-JK memiliki waktu dua minggu untuk mengumumkan susunan kabinet. Itu sebabnya, kata Hasan, jangan memaksa Jokowi-JK untuk cepat-cepat menyampaikan nama menteri.

"Memang orang akan menilai begini begitu. Tapi, jangan dipaksa-paksa. Ada waktu dua minggu maksimal dalam UU. Biarlah beri kesempatan dulu. Saya kira dalam lima hari ini, beliau mungkin akan mengumumkan," kata Hasan.

Menurut Hasan pembatalan agenda pengumuman di Pelabuhan Tanjung Priok pada Rabu (22/10/2014) malam lalu, pasti ada alasan kuat dari Jokowi dan timnya.

Terkait dengan hasil penelusuran KPK dan PPATK yang menyebutkan ada delapan calon menteri yang terindikasi korupsi, Hasan yakin masukan dari kedua lembaga tersebut diperhatikan Jokowi-JK karena ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah Jokowi akan bebas korupsi sangat tinggi.

"Saya kira, kalau sudah ada catatan KPK, berpulang lagi kepada Pak jokowi sebagai Presiden. Tentu Pak Jokowi akan mempertimbangkan bahwa suatu saat kalau nama yang jadi catatan KPK itu kena kasus, imbasnya akan ke Pak Jokowi sendiri," kata Hasan.

"Kalau nanti terbongkar, kemudian ada kicauan dari KPK, itu kan berbahaya juga. Kredibilitas Jokowi jadi taruhan. Itu resikonya, kan sudah diingatkan KPK," Hasan menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

News | Senin, 03 November 2014 | 05:43 WIB

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 12:32 WIB

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

News | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 13:53 WIB

Terkini

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:15 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:05 WIB

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:47 WIB

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:45 WIB

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

Rapper Bobby Vylan Teriakan Kematian untuk Tentara Israel di London, Komunitas Yahudi Ketar-ketir

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:39 WIB

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

Ledakan Dahsyat di UEA! Rudal Iran Hancurkan Gudang Peluru AS di Al Dhafra

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:31 WIB

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

Brutal! Rudal Israel Serang Gaza: 13 Orang Tewas, Termasuk Anak-anak dan Ibu Hamil

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:24 WIB

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari

News | Senin, 16 Maret 2026 | 21:13 WIB