Posisi Puan Berubah-ubah, Nama Eva Sundari Hilang

Siswanto

Minggu, 26 Oktober 2014 | 13:00 WIB
Posisi Puan Berubah-ubah, Nama Eva Sundari Hilang
Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi (tengah) bersama Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (kanan) dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani (kiri)

Suara.com - Menjelang pengumuman kabinet pemerintah, beredar beragam versi susunan kementerian beserta nama calonnya. Setidaknya ada tiga versi bocoran yang sampai ke tangan wartawan.

Setiap muncul bocoran baru, hanya ada sedikit nama tetap bertahan di pos kementerian tertentu, sebagian lagi diubah-ubah posnya, bahkan ada yang dihilangkan, lalu berganti nama baru.

Nama yang bertahan di posisinya sejak versi pertama muncul adalah Lukman Hakim Saifuddin. Ketua DPP PPP ini sejak awal ditulis sebagai Menteri Agama.

Sedangkan putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, berubah posisi. Di versi susunan menteri pertama, Puan diplot sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Di versi berikutnya posisinya berubah menjadi Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Posnya masih sama dengan versi ketiga.

Demikian juga politisi Partai Hanura Yuddy Chrisnandi. Semula ia diplot sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, belakangan muncul dengan posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Khofifah Indar Parawansa, salah satu tokoh perempuan yang disebut-sebut calon kuat menteri kabinet periode 2014-2019, semula diplot sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, tapi sekarang diposkan di Menteri Sosial.

Mantan Panglima ABRI/TNI Jenderal (purn) Wiranto di dua versi pertama diplot sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, tapi di versi yang ketiga, namanya hilang. Muncul nama baru menggantikan posisi Wiranto, yakni Tedjo Edy Purdjianto. Tedjo pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut.

Nama politisi PDI Perjuangan yang selama ini disebut-sebut akan mengisi posisi Menteri Sosial Eva Sundari juga hilang.

Nama baru yang muncul, selain Tedjo Edy adalah Nila F Moeleok. Ia diplot menjadi Menteri Kesehatan.

Tentu saja nama-nama menteri ini masih tentatif karena Presiden Jokowi belum mengumumkannya secara resmi. Peredaran nama-nama tersebut menarik perhatian publik, banyak kalangan yang memperdebatkan sebagian di antara nama tersebut. Misalnya Wiranto, ia dianggap bermasalah dengan masalah HAM di masa lalu.

Pengamat politik dari lembaga Populi Center, Usep S. Ahyar, menilai beredarnya nama-nama calon menteri beserta pos kementerian merupakan salah satu strategi untuk mendapatkan tanggapan dari publik.

"Saya kira itu bagian dari mencari respons publik. Taktik juga itu," kata Usep kepada suara.com.

Dalam teori legitimasi, kata Usep, orang mendapatkan keabsahan selalu menyandarkan pada hukum. Tapi di alam demokrasi, kata dia, tak cukup hanya bersandar pada hukum.

"Mesti melihat respons masyarakat, setuju atau tidak," kata Usep.

Mendapatkan respons dari masyarakat, kata Usep, merupakan bagian dari mencari legitimasi secara lebih jauh.

Apalagi, masyarakat juga ingin mengetahui proses penetapan menteri, walaupun hal itu merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

Jokowi Ungkap Alasannya Kepincut Susi Pudjiastuti

News | Senin, 03 November 2014 | 05:43 WIB

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

Penggabungan Kemenhut dan KLH Dinilai Kurang Tepat

News | Minggu, 26 Oktober 2014 | 12:32 WIB

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

Kekhawatiran Bila Kabinet Diumumkan di Luar Istana

News | Jum'at, 24 Oktober 2014 | 13:53 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×