Hukuman Mati, Kejaksaan Sering Melawan Hakim

Siswanto

Kamis, 13 November 2014 | 10:24 WIB
Hukuman Mati, Kejaksaan Sering Melawan Hakim
Ilustrasi penjara

Suara.com - Menurut catatan praktisi hukum Petrus Bala Pattyona, saat ini ada 84 terpidana mati kasus narkoba. Tetapi menurut pengamatannya, sejauh ini baru lima eksekusi yang dijalankan kejaksaan.

Petrus menilai hal itu menunjukkan adanya ketidaksinkronan antara pendapat hakim agung dan kejaksaan.

"Artinya apa, tidak sinkron antara pendapat hakim dan praktik eksekusi," kata Petrus kepada suara.com, Kamis (13/11/2014).

Petrus menambahkan kalau eksekusi hukuman mati terhadap terpidana dijalankan dapat memberikan contoh kepada masyarakat. Tapi, kata dia, kalau vonis tersebut hanya dibuat di atas kertas atau tidak dijalankan di lapangan, maka sia-sia dan justru bisa membuat orang jahat semakin tidak takut lagi dengan ancaman hukuman mati.

Petrus menilai dengan tidak dilaksanakannya hukuman mati oleh eksekutor, sama artinya dengan pembangkangan terhadap putusan hakim secara diam-diam.

"Secara institusi, orang melawan. Kalau (vonis) tidak dilaksanakan, kan berarti lawan secara diam-diam," kata Petrus.

"Kalau putusan hanya pajangan, jaksa sudah lawan hakim, diam-diam melawan."

Itu sebabnya, kata Petrus, seharusnya para hakim malu atas vonis hukuman mati karena banyak yang tidak dilaksanakan.

"Hakim dilecehkan. Karena apa? bisa karena nurani si eksekutor atau jaksa sebenarnya tidak setuju," kata Petrus.

"Jadi sebenarnya para hakim agung itu introspeksi putusan-putusannya, kenapa banyak putusan, tapi jaksa melempem."

Pernyataan Petrus ini juga merupakan kritik terhadap keputusan Mahkamah Agung memperberat hukuman Wawan (39), orang yang membunuh Fransisca Yofie (34) secara sadis di Bandung pada 5 Agustus 2013, dari hukuman seumur hidup menjadi hukuman mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Praktisi Hukum Kritik Vonis Mati MA kepada Wawan

Praktisi Hukum Kritik Vonis Mati MA kepada Wawan

News | Kamis, 13 November 2014 | 09:58 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×