Pengacara Honing: Ini Sudah Jadi Modus di PDIP

Siswanto

Minggu, 16 November 2014 | 11:31 WIB
Pengacara Honing: Ini Sudah Jadi Modus di PDIP
Ketua PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) dan Joko Widodo yang sekarang menjadi Presiden RI serta Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI. (Antara/M Adimaja)

Suara.com - Sebanyak 121 anggota DPR dan DPRD dari PDI Perjuangan terancam diganti atau pergantian antar waktu. Alasannya, mereka diduga melakukan kecurangan yaitu mengalihkan suara di pemilu legislatif 2014 lalu.

Salah satu anggota DPR yang masuk daftar PAW adalah Honing Sani. Anggota DPR dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I itu menolak dan menggugat DPP PDI Perjuangan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Honing menegaskan bahwa yang menetapkannya menjadi pemenang adalah Komisi Pemilihan Umum.

Pengacara Honing, Petrus Bala Pattyona, menilai tindakan PDI Perjuangan terhadap 121 anggota DPR dan DPRD aneh.

"Kan yang menetapkan caleg terpilih itu KPU," kata Petrus kepada suara.com, Minggu (16/11/2014).

Petrus menambahkan forum keberatan terhadap caleg terpilih adalah di Mahkamah Konstitusi, bukan di mahkamah partai sebagaimana yang terjadi sekarang.

"Mahkamah Partai itu siasat untuk menggantikan orang yang dianggap "tidak loyal" ke partai," kata Petrus.

Petrus menyebut tindakan DPP PDI Perjuangan sebagai modus.

"Ini sudah jadi modus, di PDI Perjuangan sekarang," kata Petrus. "Ini tipu daya."

Petrus menganggap DPP PDI Perjuangan telah menggunakan standar ganda. Menurut dia, kalau kasus pencurian suara dibesar-besarkan, sementara dalam kasus korupsi justru sebaliknya, dilindungi.

Petrus menyebut ada politisi PDI Perjuangan yang telah menjadi tersangka, tapi justru diusulkan untuk dilantik, kemudian ada politisi yang sudah berkali-kali diperiksa KPK, namun DPP tidak melakukan tindakan apa-apa terhadap yang bersangkutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipecat PDI Perjuangan, Honing Sani Melawan

Dipecat PDI Perjuangan, Honing Sani Melawan

News | Minggu, 16 November 2014 | 10:56 WIB

Gugatan Honing dan Rahmat ke PDIP Digelar Hari Ini

Gugatan Honing dan Rahmat ke PDIP Digelar Hari Ini

News | Kamis, 13 November 2014 | 13:30 WIB

Terkini

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:37 WIB

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:30 WIB

Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei

Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 07:05 WIB

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

×