Wabah Pes di Madagaskar Tewaskan 40 Orang

Tomi Tresnady

Sabtu, 22 November 2014 | 04:07 WIB
Wabah Pes di Madagaskar Tewaskan 40 Orang
Ilustrasi [Shutterstock]

Suara.com - Wabah pes telah menewaskan 40 orang dari 119 kasus yang dikonfirmasi di Madagaskar sejak akhir Agustus 2014 lalu. Ada risiko penyakit tersebut menyebar dengan cepat di ibu kota Antananarivo, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Jumat (21/11/2014).

Sejauh ini dua kasus dan satu kematian telah dicatat di Antananarivo, tetapi angka-angka itu bisa melonjak dengan cepat. WHO melihat kepadatan penduduk yang tinggi di kota tersebut melemahkan sistem kesehatan.

"Situasi ini semakin rumit oleh tingginya tingkat resistensi terhadap deltametrin (insektisida yang digunakan untuk mengontrol kutu) yang telah diterapkan di negara ini," kata WHO.

Wabah itu adalah penyakit bakteri, terutama menyebar dari satu hewan pengerat lain oleh kutu. Manusia digigit oleh kutu yang terinfeksi biasanya mengembangkan membentuk wabah pes yang membengkakkan getah bening, namun bisa diobati dengan antibiotik, jelas WHO.

Jika bakteri mencapai paru-paru, pasien mengembangkan pneumonia (wabah pneumonia), yang ditularkan dari orang ke orang melalui tetesan terinfeksi menyebar melalui batuk. Sekarang, pes salah satu penyakit menular paling mematikan dan dapat membunuh orang dalam waktu 24 jam. Menurut WHO, dua persen dari kasus yang dilaporkan di Madagaskar sejauh ini telah menjadi kasus pneumonia.

Kasus ini pertama kali diketahui ketika seorang pria dari Desa Soamahatamana di Kabupaten Tsiroanomandidy yang diidentifikasi pada 31 Agustus telah meninggal pada 3 September. Saat itu, otoritas WHO diberitahu soal wabah pada 4 November. Sebelumnya, wabah pes diketahui terjadi di Peru pada Agustus 2010.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Butuh 600 Tahun, Ilmuwan Temukan Tempat Pertama Kali Wabah Black Death Muncul

Butuh 600 Tahun, Ilmuwan Temukan Tempat Pertama Kali Wabah Black Death Muncul

Tekno | Jum'at, 17 Juni 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

×