Bintang: Menkumham Kapok Terlalu Cepat Intervensi Partai

Siswanto Suara.Com
Minggu, 07 Desember 2014 | 14:06 WIB
Bintang: Menkumham Kapok Terlalu Cepat Intervensi Partai

Suara.com - Musyawarah Nasional IX Partai Golkar yang diselenggarakan kelompok Agung Laksono diselenggarakan di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, mulai Sabtu (6/12/2014) malam hingga Senin (8/12/2014) nanti.

Penyelenggaraan acara tersebut dilakukan setelah kelompok Aburizal Bakrie terlebih dahulu menyelenggarakan Munas IX di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, akhir 30 November sampai 4 Desember 2014.

Panitia munas Ancol dan Bali sama-sama mengklaim menyelenggarakan acara seusai dengan kuorum.

Munas Bali secara aklamasi telah memilih Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum Golkar periode 2014-2019. Ia terpilih memimpin partai berlambang pohon beringin untuk kedua kalinya.

Sementara munas Ancol rencananya akan memilih ketua umum pada malam nanti. Ada tiga kandidat yang berkompetisi, yakni Agung Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Priyo Budi Santoso.

Terkait dengan legitimasi munas, Ketua Koordinator Pusat Eksponen Tri Karya Golkar Zainal Bintang mengatakan hal itu akan diuji oleh Mahkamah Partai Golkar.

"Ini kan sengketa partai. maka diuji oleh Mahkamah partai. Kalau misalnya ada masalah yang lebih luas, barulah negara campur tangan menggunakan Kementerian Hukum dan HAM," kata Bintang kepada suara.com, Minggu (7/12/2014).

Tapi, kata Bintang, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sebagaimana disampaikan di televisi beberapa waktu yang lalu, telah mengembalikan masalah tersebut ke internal Partai Golkar.

"Menkumham sudah kapok dalam kasus PPP yang lalu. Karena terlalu cepat ikut campur PPP, malah di-bully di media sosial, malah dihabisi, bahkan dipersoalkan di Komisi III. Jadi sudah kapok dan sekarang (untuk kasus perpecahan di Golkar) mengembalikan ke Mahkamah Partai Golkar," kata Bintang.

Demikian juga dengan Menkopolhukam Tedjo Edhi Purdijatno, menurut Bintang, sekarang menjadi lebih cermat sebelum membuat opsi.

"Begitu juga Menkopolhukam, kan sudah kartu merah. Waktu merekomendasikan kepada Polri agar tidak memberi izin acara Munas Bali dengan mengatakan tidak kondusif. Ternyata kan berlangsung aman," kata Bintang.

Bintang mengatakan saat ini sudah dua menteri Kabinet Kerja yang sudah mendapatkan kartu merah terkait dengan urusan rumah tangga partai politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI