Polisi Ajak Tersangka Perampok Taksi Cari Kelompoknya

Siswanto | Nur Ichsan | Suara.com

Senin, 08 Desember 2014 | 13:27 WIB
Polisi Ajak Tersangka Perampok Taksi Cari Kelompoknya
Ilustrasi Taksi [Shutterstock]

Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya belum berhasil menangkap semua pelaku kasus perampokan terhadap penumpang taksi warna putih yang beroperasi di kawasan SCBD dan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Sebatas ditangkap dua, yang lain masih diburu, yang jelas TKP-nya dua sementara ini, di SCBD dan Kuningan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Polda Metro Jaya, Senin (8/12/2014).

Beberapa saat yang lalu, Polda Metro Jaya mengatakan telah membekuk dua tersangka perampok penumpang taksi, masing-masing berinisial ED (31) dan ST (41).

"Ini yang termasuk pelaku yang melakukan perampokan di daerah Kuningan maupun di daerah SCBD," ujar Rikwanto.

Saat ini, kedua tersangka sedang dibawa ke lapangan untuk kepentingan pengembangan kasus.

"Jadi belum bisa kita lakukan pemeriksaan mendalam, mereka masih dibawa ke lapangan untuk didalami dan dikembangkan ke arah pelaku lainnya sambil diselidiki," imbuhnya.

Rikwanto menambahkan Polda Metro belum dapat memastikan berapa jumlah pelaku yang masih buron.

"Masih dalam pengembangan apakah cuma tiga orang atau lebih dari tiga orang, nanti tergantung pemeriksaan di lapangan, supaya pelaku lain tidak sampai jauh melarikan diri," kata dia.

Kasus perampokan di taksi mengemuka lagi setelah salah seorang korban berinisial RP melapor ke polisi telah dirampok sopir taksi warna putih dan dua pelaku lainnya lagi.

Kejadian tersebut berlangsung pada Senin (1/12/2014) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, RP naik taksi dari kawasan SCBD.

Setelah taksi berjalan beberapa meter, tiba-tiba dari bagasi taksi muncul pelaku lainnya.

"Menurut korban dia dicekik oleh pelaku yang ada di dalam bagasi taksi tersebut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto, Selasa (2/12/2014).

Sopir taksi kemudian menghubungi pelaku lainnya lagi yang sudah menunggu di pinggir jalan.

"Korban dibawa berputar-putar dan barang-barangnya dirampas pelaku," imbuhnya.

Harta benda milik RP yang diambil para pelaku, antara lain Smartphone Iphone 5S, laptop, kalung emas, uang di ATM BCA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Tersangka Perampok Penumpang Taksi di Jakarta Dibekuk

Dua Tersangka Perampok Penumpang Taksi di Jakarta Dibekuk

News | Senin, 08 Desember 2014 | 12:59 WIB

Polisi Sudah Mengidentifikasi Pelaku Perampokan di Dalam Taksi

Polisi Sudah Mengidentifikasi Pelaku Perampokan di Dalam Taksi

News | Jum'at, 05 Desember 2014 | 15:43 WIB

Polisi Tegaskan Mobil Perampok Bukan Taksi Express

Polisi Tegaskan Mobil Perampok Bukan Taksi Express

News | Kamis, 04 Desember 2014 | 18:00 WIB

Mobil Modifikasi Menyerupai Taksi yang Dipakai untuk Merampok

Mobil Modifikasi Menyerupai Taksi yang Dipakai untuk Merampok

News | Kamis, 04 Desember 2014 | 17:53 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB