Polisi Belum Mampu Bekuk Semua Perampok Penumpang Taksi

Siswanto, Nur Ichsan

Jum'at, 12 Desember 2014 | 16:00 WIB
Polisi Belum Mampu Bekuk Semua Perampok Penumpang Taksi
Ilustrasi taksi [Shutterstock]

Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya sampai saat ini masih memburu lelaki bernama Jambi. Jambi merupakan salah satu orang yang diduga ikut merampok penumpang taksi di kawasan SCBD dan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Pelaku inisial J belum tertangkap, masih kita cari terus," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jumat (12/12/2014).

Rikwanto mengatakan Jambi langsung melarikan diri setelah tiga rekannya, Sutrisno, Edward, dan Agus tertangkap.

"Pelaku pasti membeku istilahnya ngumpet," kata Rikwanto.

Terkait keberadaan taksi warna putih yang digunakan pelaku untuk mencari korban, Rikwanto mengatakan sampai saat ini penyidik belum bisa menemukannya.

"Pelaku sampai saat ini masih ngeles bahasanya, kita masih pelan-pelan, untuk diharapkan pelaku bisa menunjukkan dimana keberadaan taksi tersebut berada," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi dua kali aksi perampokan terhadap penumpang taksi dalam dua bulan terakhir.

Pertama menimpa RW yang dirampok pada Jumat (28/11/2014) malam di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Sedangkan aksi kedua dialami karyawati berinisial RP pada Senin (1/12/2014) sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan Sudirman Central Bussiness District yang juga di Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Group Express, Berman Limbong, akan mengonfirmasi keterangan tersangka kasus perampokan penumpang taksi yang menyebutkan mereka melakukan kejahatan dengan taksi Express hasil curian di Karet, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Nanti saya mau konfirmasi dulu. Karena begini, kasus hilangnya mobil Express dengan kasus ini berbeda. Tapi tidak tertutup kemungkinan, kasus ini jadi satu kalau benar taksi yang dicuri itu digunakan untuk tindak pidana. Ini masih pendalaman," kata Berman Limbong kepada suara.com, Selasa (9/12/2014).

Dalam BAP salah satu tersangka bernama Sutrisno berperan sebagai pencuri taksi Express nomor polisi B 1733 KTB nomor pintu BD 6075. Kemudian mobil warna putih tersebut dimodifikasi dengan membuat lubang di bagasi belakang yang tembus ke jok sebelah kanan tempat duduk penumpang. Saat beraksi, Sutrisno juga bertindak sebagai sopir.

Berman Limbong menjelaskan perusahaannya kehilangan taksi pada 21 November 2014. Saat itu, kasus tersebut tidak langsung dilaporkan ke pihak berwajib karena perusahaan terlebih dahulu melakukan pelacakan sendiri, di antaranya melalui GPS.

Kasus pencurian tersebut baru dilaporkan ke Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan, pada tanggal 24 November 2014.

"Kami laporan kehilangan di Setiabudi, sedangkan korban perampokan lapor ke Polda Metro. Jeda waktunya empat hari antara kehilangan taksi dan perampokan penumpang taksi warna putih," kata Berman Limbong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taksi Express akan Konfirmasi Keterangan Perampok

Taksi Express akan Konfirmasi Keterangan Perampok

News | Selasa, 09 Desember 2014 | 13:21 WIB

Taksi Express Puji Polisi Tangkap Dua Perampok

Taksi Express Puji Polisi Tangkap Dua Perampok

News | Selasa, 09 Desember 2014 | 12:52 WIB

Polisi Ajak Tersangka Perampok Taksi Cari Kelompoknya

Polisi Ajak Tersangka Perampok Taksi Cari Kelompoknya

News | Senin, 08 Desember 2014 | 13:27 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×