Taksi Express akan Konfirmasi Keterangan Perampok

Siswanto

Selasa, 09 Desember 2014 | 13:21 WIB
Taksi Express akan Konfirmasi Keterangan Perampok
Ilustrasi Taksi [Shutterstock]

Suara.com - Kuasa hukum Group Express, Berman Limbong, akan mengonfirmasi keterangan tersangka kasus perampokan penumpang taksi yang menyebutkan mereka melakukan kejahatan dengan taksi Express hasil curian di Karet, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Nanti saya mau konfirmasi dulu. Karena begini, kasus hilangnya mobil Express dengan kasus ini berbeda. Tapi tidak tertutup kemungkinan, kasus ini jadi satu kalau benar taksi yang dicuri itu digunakan untuk tindak pidana. Ini masih pendalaman," kata Berman Limbong kepada suara.com, Selasa (9/12/2014).

Dalam BAP salah satu tersangka bernama Sutrisno berperan sebagai pencuri taksi Express nomor polisi B 1733 KTB nomor pintu BD 6075. Kemudian mobil warna putih tersebut dimodifikasi dengan membuat lubang di bagasi belakang yang tembus ke jok sebelah kanan tempat duduk penumpang. Saat beraksi, Sutrisno juga bertindak sebagai sopir.

Berman Limbong menjelaskan perusahaannya kehilangan taksi pada 21 November 2014. Saat itu, kasus tersebut tidak langsung dilaporkan ke pihak berwajib karena perusahaan terlebih dahulu melakukan pelacakan sendiri, di antaranya melalui GPS.

Kasus pencurian tersebut baru dilaporkan ke Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan, pada tanggal 24 November 2014.

"Kami laporan kehilangan di Setiabudi, sedangkan korban perampokan lapor ke Polda Metro. Jeda waktunya empat hari antara kehilangan taksi dan perampokan penumpang taksi warna putih," kata Berman Limbong.

Perusahaan Express telah menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada kepolisian.

"Apakah mobil yang dicuri itu yang benar dimodifikasi pencuri untuk kejahatan, masih butuh pendalaman. Kan, sampai sekarang mobilnya juga belum kita temukan. Sekalipun banyak berita yang bilang mobil sudah ditemukan. Jadi kita masih tanda tanya," kata Berman Limbong.

Berman Limbong menekankan setelah polisi menangkap tersangka, tugas selanjutnya ialah membongkar kasusnya.

"Jadi saya katakan yes tangkap, lalu ungkap kasusnya," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, terjadi dua kali aksi perampokan terhadap penumpang taksi dalam dua bulan terakhir.

Pertama menimpa RW yang dirampok pada Jumat (28/11/2014) malam di daerah Kuningan, Jakarta Selatan. Sedangkan aksi kedua dialami karyawati berinisial RP pada Senin (1/12/2014) sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan Sudirman Central Bussiness District yang juga di Jakarta Selatan.

Sejauh ini, polisi baru bisa menangkap dua tersangka dari dua kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Taksi Express Puji Polisi Tangkap Dua Perampok

Taksi Express Puji Polisi Tangkap Dua Perampok

News | Selasa, 09 Desember 2014 | 12:52 WIB

Polisi Ajak Tersangka Perampok Taksi Cari Kelompoknya

Polisi Ajak Tersangka Perampok Taksi Cari Kelompoknya

News | Senin, 08 Desember 2014 | 13:27 WIB

Dua Tersangka Perampok Penumpang Taksi di Jakarta Dibekuk

Dua Tersangka Perampok Penumpang Taksi di Jakarta Dibekuk

News | Senin, 08 Desember 2014 | 12:59 WIB

Polisi Sudah Mengidentifikasi Pelaku Perampokan di Dalam Taksi

Polisi Sudah Mengidentifikasi Pelaku Perampokan di Dalam Taksi

News | Jum'at, 05 Desember 2014 | 15:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×