Ahok Geram, Kompensasi Rusun untuk Warga Malah Disewakan Lagi

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 23 Desember 2014 | 11:46 WIB
Ahok Geram, Kompensasi Rusun untuk Warga Malah Disewakan Lagi
Suasana rumah susun sederhana sewa (rusunawa). (Antara/Lucky R)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui di tahun 2015 nanti akan ada penggusuran terhadap pemukiman penduduk yang menempati kawasan yang seharusnya tidak digunakan untuk tempat tinggal.

"Memang  (akan ada penggusuran besar-besaran). Anda mau bebasin Jakarta nggak dari banjir? Masalahnya semua sungai di Jakarta didudukin," kata Basuki yang biasa disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (23/12/2014).

Namun, Ahok belum mau mengungkap daerah mana yang akan terkena penggusuran.

Ahok juga mengungkapkan bahwa ia merasa sudah dipermainkan oleh sebagian warga yang selama ini mendapatkan kompensasi untuk tinggal di rumah susun. Mereka, kata Ahok, ternyata kembali lagi menempati kawasan sekitar Sungai Ciliwung, sedangkan rusunnya disewakan ke sanak keluarga.

"Artinya apa, udah ada sheetpile, udah dibayar, balik lagi. Nah terus sekarang kenapa ribut? Kita udah cek, pengalaman kami kalau ada 500 rumah yang kami gusur, dulu kami menyediakan 500 rusun, ternyata ini lebih dari setengahnya penyewa, sama mereka dijual lagi, sewa lagi," kata Ahok.

Khusus warga yang selama ini belum mendapat ganti rugi, kata Ahok, nanti akan tetap diberi ganti rugi bila tempat tinggalnya digusur.

Agar warga tidak mempermainkan pemerintah dengan kembali lagi menempati pinggir sungai setelah mendapat ganti rugi, nanti akan ada penerapan sistem pembayaran non tunai melalui Bank DKI. Uang sewa akan dibayar melalui Kartu Jakarta atau JakCard, seperti yang diterapkan pada penghuni Rusun Marunda.

"Makanya kita sekarang kita sikat dulu. Kalo terjadi bencana banjir atau kebakaran, kamu mau ngungsi sementara gak? Ngungsi sehari dua hari kan nggak masalah. Kalau kamu punya rumah sendiri kamu mau ngungsi nggak? Nggak mau," kata dia.

Sebelumnya, Ahok mengatakan ingin menertibkan kawasan Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.

"Kita malah mau beresin Kampung Pulo, gak ada pilihan," kata Ahok, Jumat (21/11/2014).

Kampung Pulo merupakan satu dari empat daerah di Jakarta yang rawan banjir. Tiga daerah rawan lainnya yaitu Kalibata, Rawajati, dan sekitar Cipulir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada Air Bersih, Rusunawa Ini Terbengkalai

Tak Ada Air Bersih, Rusunawa Ini Terbengkalai

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2014 | 16:42 WIB

Dua Calo Rusunawa Cilincing Ditangkap Polisi

Dua Calo Rusunawa Cilincing Ditangkap Polisi

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 13:39 WIB

Kemenpera Bangun Rusunawa untuk Paspampres

Kemenpera Bangun Rusunawa untuk Paspampres

Bisnis | Kamis, 02 Oktober 2014 | 13:26 WIB

Terkini

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:43 WIB

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB