Mengapa Mahkamah Partai Tak Bisa Selesaikan Kisruh Golkar?

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 24 Desember 2014 | 14:44 WIB
Mengapa Mahkamah Partai Tak Bisa Selesaikan Kisruh Golkar?
Ketua Umum Partai Golkar produk Munas Jakarta Agung Laksono didampingi juru runding Yorrys Raweyai, Agun Gunanjar, Priyo Budi, Andi Matalatta, dan Ibnu Munzier [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Mahkamah Partai Golkar hasil Munas VIII Riau tahun 2009 menolak menyelesaikan kisruh partai berlambang beringin. Bagi Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas di Jakarta Agung Laksono, sikap mahkamah sudah tepat.

Agung menjelaskan hasil Munas di Riau sudah demisioner lantaran munas tahun ini sudah dilaksanakan. Dengan demikian, produk munas tahun itu tidak bisa menyelesaikan kisruh Partai Golkar yang terjadi sekarang.

"Produk terkait hasil Munas Riau sudah dinyatakan demisioner, atau dimatikan, dengan adanya Munas Bali maupun di Jakarta. Tidak ada keterangan tertulis dr pemerintah yang mendorong ke arah tersebut (penyelesaian lewat Majelis Partai). Menjadi sulit kalau itu dijalankan juga," kata Agung di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Menurut Agung upaya yang terbaik untuk menyelesaikan perpecahan di Golkar ialah islah dengan juru runding yang sudah dibentuk masing-masing kubu.

Agung mengatakan hal itu juga sesuai dengan anjuran Kementerian Hukum dan HAM agar masalah Golkar diselesaikan lewat rekonsiliasi.

"Ya sudah, kita tidak gunakan jalur itu (Majelis Partai). Kita jalankan saja islah, kami akan laporkan ke Kemenkumham (hasilnya). Hal itu (islah) dilaksanakan sesuai surat itu," kata dia.

Seperti diketahui, Golkar punya dua pengurus. Hasil Munas Bali mengesahkan pengurus yang diketuai oleh Aburizal Bakrie dan produk Munas Jakarta menghasilkan kepengurusan yang dipimpin oleh Agung Laksono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Muladi: Jangan Sampai Golkar Bernasib seperti Dinosaurus

Muladi: Jangan Sampai Golkar Bernasib seperti Dinosaurus

News | Rabu, 24 Desember 2014 | 14:12 WIB

Tiga Rekomendasi Mahkamah Partai untuk Tuntaskan Konflik Golkar

Tiga Rekomendasi Mahkamah Partai untuk Tuntaskan Konflik Golkar

News | Rabu, 24 Desember 2014 | 14:00 WIB

Mahkamah Partai Golkar Menolak Selesaikan Kisruh

Mahkamah Partai Golkar Menolak Selesaikan Kisruh

News | Rabu, 24 Desember 2014 | 13:19 WIB

Tolak Tangani Kisruh Golkar, Mahkamah Partai Dianggap Impoten

Tolak Tangani Kisruh Golkar, Mahkamah Partai Dianggap Impoten

News | Rabu, 24 Desember 2014 | 13:09 WIB

Terkini

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

×