Budi Gunawan dan Dwi Priyatno Calon Kuat Kapolri?

Siswanto

Minggu, 04 Januari 2015 | 15:34 WIB
Budi Gunawan dan Dwi Priyatno Calon Kuat Kapolri?
Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (23/12). (Antara)

Suara.com - Setelah mengangkat KSAU dan KSAL baru, Presiden Joko Widodo diharapkan pada pekan depan bisa segera mengirimkan nama Kapolri baru ke Komisi III DPR, sehingga di awal tahun baru, Polri bisa tampil dengan pemimpin baru. Dengan adanya Kapolri baru diharapkan Polri bisa menjalankan konsep Revolusi Mental sebagaimana keinginan Presiden.

"Pada pekan ini DPR sudah mengakhiri masa resesnya, sehingga 12 Januari 2015 sudah mulai melakukan kerja legislatif. Jika Presiden mengirimkan nama Kapolri baru pada pekan ini, tentunya Komisi III bisa segera memproses uji kelayakan dan kepatutan," demikian dikatakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane, Minggu (4/1/2015).

IPW berharap jajaran Polri bisa solid dalam menentukan Kapolri baru. Solid seperti TNI dalam menetapkan KSAL dan KSAU.

"Jangan seperti ayam yang saling berebut dan saling patuk, tapi harus seperti bebek yang baris teratur saat masuk kandang. Artinya para senior harus berjiwa besar menerima kehadiran juniornya sebagai Kapolri baru hasil pilihan Presiden. Dengan demikian, Akpol 81 dan 82 yang angkatannya sudah menjadi Kapolri dan Wakapolri, bisa rela dan berjiwa besar untuk melicinkan jalan kader Akpol 83 menjadi Kapolri baru," kata Neta.

IPW mendapat info bahwa Komjen Budi Gunawan dari Akpol 83 sebagai calon kuat untuk Kapolri baru yang akan dipilih Presiden Jokowi dan namanya akan diserahkan ke Komisi III untuk uji kepatutan dan uji kelayakan.  

Selain Budi Gunawan, calon kuat lainnya adalah Komjen Dwi Priyatno, saat ini menjadi Inpektur Pengawasan Umum Mabes Polri. Sebelumnya, ia menjadi Kapolda Metro Jaya. Karir Dwi Priyatno dinilai cukup cepat.  Ia juga pernah menjadi Kapolda Jawa Tengah saat Jokowi menjadi walikota Solo, Jawa Tengah. Calon lain yang beredar adalah Kabareskrim Komjen Suhardi Alius.

Neta menambahkan Polri punya tanggung jawab moral untuk menuntaskannya, sebab ditahap awal Polri yang memproses kasusnya.

Dengan adanya eksekusi tersebut, diharapkan ada efek jera bagi bandar narkoba internasional untuk mempecundangi Indonesia.

Neta mengatakan kedekatan Budi Gunawan dengan pemerintahan Jokowi akan menguntungkan Polri, terutama dalam pengembangan kinerja maupun daya dukung anggaran kepolisian. Meskipun memiliki kedekatan dengan pemerintah diharapkan Budi dapat membawa Polri tetap netral dan profesional.

"Artinya, kasus-kasus korupsi yang melibatkan aparatur pemerintah tetap harus diproses Polri. Dengan demikian Polri akan tetap dipercaya masyarakat," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri: Tahun Depan, Kejahatan Bakal Meningkat

Kapolri: Tahun Depan, Kejahatan Bakal Meningkat

News | Rabu, 31 Desember 2014 | 01:49 WIB

IPW: Isu Rekening Gendut Calon Kapolri sudah Tuntas

IPW: Isu Rekening Gendut Calon Kapolri sudah Tuntas

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 10:40 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×