Kapolri Pastikan Semua Jenazah Korban AirAsia Bisa Diidentifikasi

Siswanto | Bagus Santosa | Suara.com

Senin, 05 Januari 2015 | 13:47 WIB
Kapolri Pastikan Semua Jenazah Korban AirAsia Bisa Diidentifikasi
Helikopter Tim Angkatan Laut dari USS Navy Seahawk Amerika menurunkan 3 Jenazah korban dari AirAsia QZ 8501 di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Minggu (4/1). [suaraa.com/Kurniawan Mas'ud]
Kapolri Jenderal Sutarman memastikan bahwa 34 jenazah yang ditemukan di area jatuhnya pesawat AirAsia, Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, berhasil diidentifikasi.

"Ada beberapa berita yang mungkin tidak pas. Saya sampaikan bahwa semua korban yang ditemukan dipastikan bisa diidentifikasi," kata Sutarman dalam konferensi pers di Surabaya, Jawa Timur, Senin (5/1/2015).

Jasad tersebut, kata Kapolri, selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Jenderal Sutarman menjelaskan bahwa waktu yang dibutuhkan dalam mengidentifikasi jenazah sangat tergantung dengan kondisinya.

Apabila sidik jari jenazah masih dalam keadaan utuh, apalagi sudah ada data antemortem dan postmortem, kata Jenderal Sutarman, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mengidentifikasi.

"Tapi yang sudah tidak ada sidik jari, mungkin tinggal hanya kerangka atau tidak lengkap (bagian tubuhnya) tentu memerlukan waktu, mungkin tiga minggu," ujar Jenderal Sutarman.
Kapolri menyadari dalam pengidentifikasian jenazah, timnya berkejaran dengan waktu.

Kapolri menambahkan jumlah Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri sebanyak 250 dokter ahli dan ditambah lagi bantuan SDM dari negara sahabat.

"Kita akan secara maksimal untuk terus temukan, semoga semakin cepat ditemukan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Minggu (28/12/2014) pagi, pesawat AirAsia mengalami lost contact. Pesawat jenis Airbus A320 dengan rute Surabaya- Singapura mengalami lost contact pada pukul 06.17 WIB di sekitar Pulau Belitung pada titik koordinat 03°22’15”S - 109°41’28.” Pesawat bertolak dari Surabaya sekitar pukul 05.35 WIB dan seharusnya tiba di Bandara Changi Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Adapun jumlah orang yang berada di dalam pesawat tersebut sebanyak 162 orang yang terdiri dari 138 dewasa, 16 anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak pesawat.

Hingga hari kesembilan, total jumlah korban yang ditemukan sudah 34 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Singapura Sindir KRI Usman Harun Dilibatkan Cari AirAsia

Singapura Sindir KRI Usman Harun Dilibatkan Cari AirAsia

News | Senin, 05 Januari 2015 | 13:28 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:40 WIB