Karyawan Freeport Ditemukan Tewas Tergantung

Laban Laisila | Suara.com

Minggu, 11 Januari 2015 | 22:54 WIB
Karyawan Freeport Ditemukan Tewas Tergantung
Ilustrasi gantung diri. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang karyawan bagian Houskeeping PT. Freeport Indonesia Purwanto (21) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di koridor servis SQ 5 lantai 3, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (11/1/2015).

Lelaki asal Lamongan, Jawa Timur ini ditemukan dalam posisi menggantung di besi penahan kabel listrik menggunakan sabuk beladiri berwarna putih.

Dari hasil visum yang dilakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan penganiayaan di tubuh korban.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Patrige Renwarin mengungkapkan,  kronologi kematian korban yang mulai bekerja sejak Mei 2012 itu, berawal saat Minggu sekitar pukul 07.30 WIT.

Salah satu rekan korban bernama Salim Ridwan yang sedang berolah raga mendapat informasi dari atasannya yakni Ahmad Basori, bahwa korban tidak dapat dihubungi melalui telepon seluler sejak Sabtu.

Sekitar pukul 08.00 WIT, Agus Salim bersama Ahmad Basori menuju ke SQ-4 dan SQ-5 mencari keberadaan korban.

Tak berhenti sampai disitu, Agus Salim cs lanjut mencari korban ke koridor SQ-5 lantai tiga. Saat Agus Salim membuka pintu, Agus Salim terkejut karena korban dalam kondisi tergantung di ujung koridor.

"Setelah melihat kondisi korban tergantung dan sudah tidak bernapas sekitar jam 08.10 WIT, langsung salah satu penghuni barak SQ-5 menghubungi 7777 untuk melaporkan kejadian tersebut.  Sekitar jam 08.25 WIT anggota Polsek Tembagapura tiba di TKP dan melakukan Olah TKP," kata Patrige.

Dari olah TKP yang dilakukan Reskrim Polsek Tembagapura, diketahui bahwa korban menggantung di besi penahan kabel listrik menggunakan sabuk beladiri.

Selanjutnya korban di evakuasi oleh tim Medis dan Emergency Responce menuju ke Rumah Sakit Tembagapura untuk disemayamkan dan dilakukan Visum oleh Tim Dokter RS Tembagapura.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah korban akan dikirim ke RS Polri Sukamto Kramatjati Jakarta untuk diotopsi. Dan keterangan lain yang didapatkan bahwa saat dilakukan visum oleh Tim Dokter RS Tembagapura di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WN Belarusia Tewas Tergantung di Kamar "Cottage"

WN Belarusia Tewas Tergantung di Kamar "Cottage"

News | Selasa, 02 Desember 2014 | 02:08 WIB

Pekerja Freeport Bakal Mogok Kerja Satu Bulan

Pekerja Freeport Bakal Mogok Kerja Satu Bulan

News | Selasa, 28 Oktober 2014 | 03:46 WIB

Usai Bunuh Kakak Ipar, Lelaki Ini Gantung Diri dengan Jins

Usai Bunuh Kakak Ipar, Lelaki Ini Gantung Diri dengan Jins

News | Jum'at, 17 Oktober 2014 | 01:39 WIB

Model Cantik Ini Tewas Gantung Diri dalam Apartemen

Model Cantik Ini Tewas Gantung Diri dalam Apartemen

News | Selasa, 30 September 2014 | 16:57 WIB

Finalis "X Factor" Meninggal Gantung Diri

Finalis "X Factor" Meninggal Gantung Diri

Entertainment | Minggu, 07 September 2014 | 19:13 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB