Budi Gunawan Tersangka, Polri Jangan Tarik Penyidiknya dari KPK

Doddy Rosadi

Selasa, 13 Januari 2015 | 19:39 WIB
Budi Gunawan Tersangka, Polri Jangan Tarik Penyidiknya dari KPK
Komjen Budi Gunawan (kanan). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gerakan Indonesia Bersih (GIB) mendukung 100 persen keputusan KPK yang menetapkan calon Kapolri Budi Gunawan sebagai tersangka dalam kasus korupsi suap. Koordinator Gerakan Indonesia Bersih, Adhie Massardi mengungkapkan, Kepolisian Indonesia harus menahan diri dalam menyikapi keputusan KPK tersebut.

Adhie mengatakan, jangan sampai polisi menggeruduk KPK seperti yang terjadi di masa lalu atau justru menarik para penyidik Polri yang ditugaskan di KPK.

“Kepada seluruh rakyat Indonesia GIB mengharap agar tidak terseret opini seolah KPK berpolitik hanya karena menetapkan BG sebagai tersangka setelah ditetapkan sebagai calon tunggal Kapolri. KPK memang lahir dari keputusan politik, sebagai "Lokomotif Politik Pemberantasan Korupsi" di negeri ini yang sudah sangat gila-gilaan. Oleh sebab itu, bukan hal tabu untuk marambah ke dunia politik, sebagai bagian dari politik pemberantasan korupsi,” katanya dalam pesan pendek yang diterima suara.com, Selasa (13/1/2015).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini telah resmi menetapkan Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Budi Gunawan sebagai tersangka dalam dugaan kasus transaksi mencurigakan.

"Pada akhirnya KPK menemukan peristiwa pidana dan lebih dari dua alat bukti. Dan akhirnya menetapkan Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka," jelas Ketua KPK, Abraham Samad di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2015).

Komjen Pol Budi Gunawan merupakan Calon Kapolri tunggal yang diajukan Presiden Joko Widodo kepada Dewan Perwakilan Rakyat RI.

KPK mentapkan Budi Gunawan sebagai tersangka lantaran dirinya diduga menerima hadiah atau janji pada saat menjabat sebagai Kepala Biro Bimbingan Karir SSDM Mabes Polri pada tahun 2004-2006.

"Penetapan ini terkait penerimaan hadiah dan transaksi mencurigakan pada rekening Budi Gunawan," ujar Samad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ICW: Ada 23 Rekening Perwira Tinggi Polri yang Tak Wajar

ICW: Ada 23 Rekening Perwira Tinggi Polri yang Tak Wajar

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 19:21 WIB

Politisi Nasdem: Kenapa Hanya Budi Gunawan yang Jadi Tersangka

Politisi Nasdem: Kenapa Hanya Budi Gunawan yang Jadi Tersangka

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 19:10 WIB

Divisi Hukum Mabes Polri Siap Dampingi Budi Gunawan

Divisi Hukum Mabes Polri Siap Dampingi Budi Gunawan

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 18:42 WIB

Anggota Komisi III DPR Kunjungi Rumah Budi Gunawan

Anggota Komisi III DPR Kunjungi Rumah Budi Gunawan

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 17:25 WIB

Nasdem: Budi Gunawan Tersangka Sama Saja Tampar Muka Jokowi

Nasdem: Budi Gunawan Tersangka Sama Saja Tampar Muka Jokowi

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 17:09 WIB

Dijadikan Tersangka, DPR akan Minta Klarifikasi Budi Gunawan

Dijadikan Tersangka, DPR akan Minta Klarifikasi Budi Gunawan

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 16:53 WIB

Terkini

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:30 WIB

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:27 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:01 WIB