Fari, Mahasiswa Pelayan Warung Pecel Lele dengan IPK 3,8

Siswanto

Rabu, 21 Januari 2015 | 11:28 WIB
Fari, Mahasiswa Pelayan Warung Pecel Lele dengan IPK 3,8
Ilustrasi pendidikan (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi pramusaji di warung tenda pecel lele menjadi keseharian Farianda Kharisma Putra (20) sejak tiga tahun lalu.

Mahasiswa semester lima Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang, ini tak pernah malu dengan pekerjaannya itu.

"Pernah ada teman sesama kuliah kebetulan makan, dan saya layani. Ada rasa tidak enak juga, tapi segera saya tepis. Mengapa malu melakukan pekerjaan yang benar, kita malu jika mengerjakan yang salah," kata Fari, sapaan akrabnya.

Meski menyandang status sebagai mahasiswa, pekerjaan sebagai pelayan restoran ini tidak menurunkan semangat dan harga dirinya.

Ia tercatat sebagai mahasiswa berprestasi dengan memperoleh IPK rata-rata tiap semester 3,8.

Tak hanya pintar secara akademik, anak pertama dari dua bersaudara ini juga aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, di antaranya Pusat Kajian Ekonomi Islam UIN Raden Fatah, dan Ketua Bidang Pendidikan Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam.

Fari juga menjadi salah seorang mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia dalam program Generasi Baru Indonesia pada tahun ini. Ia menerima bantuan biaya pendidikan sebesar Rp6 juta.

"Uang diterima dua kali dalam satu tahun dan sudah masuk semua ke rekening. Tapi, saya tidak mau pakai dulu. Untuk nanti saja, ketika lagi skripsi," katanya.

Ini bukan kali pertama Fari mendapatkan beasiswa. Alumnus SMA Pembina ini juga mendapatkan bantuan pendidikan dari PT Pusri ketika di sekolah menengah atas berkat prestasinya yang selalu menjadi juara pertama.

Ketika ditanya bagaimana ia tetap menjaga prestasi pendidikan di tengah kesibukan sebagai pramusaji, Fari tidak menampik juga dilanda kesulitan. Namun, keadaan itu segera teratasi lantaran dia memegang prinsip untuk lebih mengutamakan pendidikan.

"Saya sempat keteteran saat semester tiga dan empat karena pada masa itu jadwal belajarnya pagi, sementara pulang kerja terkadang jam 02.00 dini hari. Tapi, lambat laun ketemu sendiri iramanya," ujarnya.

Bantu Keluarga

Sejak bekerja sebagai pramusaji, Fari otomatis tidak lagi memberatkan kedua orangtuanya. Baginya, ini menjadi keberkahan di tengah kondisi ekonomi keluarga yang tengah limbung.

Sang ayah, Karmin Ks (54) kini terbaring sakit dan sudah pensiun dari pekerjaan sebagai wartawan di harian lokal.

"Semula ibu yang menggantikan peran ayah dengan berjualan gorengan di rumah, tapi karena kondisi ayah makin memprihatinkan jadi saya suruh ibu untuk fokus mengurus ayah saja," katanya.

Kini, dalam suasana ekonomi tidak stabil tersebut, Fari bertindak sebagai penopang kebutuhan keuangan keluarga. Penghasilannya sebesar Rp600.000 per bulan digunakan sebagian besar untuk kebutuhan keluarga.

Beruntung baginya mendapat kesempatan berbisnis online penjualan pakaian dengan cara berbagi modal kerja dengan seorang teman.

"Ada sedikit-sedikit untung dari jual pakaian, ambil barang dari teman di Bandung. Kelebihan ini biasanya ditabung dan bantu biaya sekolah adik yang masih SMP," ujarnya.

Di tengah perjalanan hidupnya yang tidak seenak remaja lain, Fari tetap optimistis dalam menatap hari depan. Baginya yang terpenting adalah kemauan untuk berusaha.

"Orang bilang kuliah itu mahal, tapi bagi saya tidak. Asal mau berusaha, kita bisa membiayai kuliah sendiri," ujarnya.

Fari pun menjadi sosok yang berbeda dibandingkan rekan-rekannya, karena ia telah merancang rencana menjadi pengusaha seusai menamatkan pendidikan.

Baginya, pengetahuan mengenai ekonomi Islam dapat dijadikan dasar dalam berbisnis.

"Orang sering salah mengartikan dengan menyebutkan ekonomi Islam sebagai salah satu pilihan, tapi yang sebenarnya ekonomi Islam itu adalah solusi," kata Fari menjelaskan dengan berbahasa Inggris. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Fantastis! Bupati Klaten Terima Setoran Pengusaha Tambang, Ratusan Juta Rupiah Mengalir

Fantastis! Bupati Klaten Terima Setoran Pengusaha Tambang, Ratusan Juta Rupiah Mengalir

Surakarta | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:32 WIB

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Pakai Facebook dan Instagram untuk Bisnis? Meta Berpotensi Mengambil Data Situs Web

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:31 WIB

Kecocokan Zodiak Libra dengan Libra dalam Percintaan dan Karier, Benarkah Pasangan Ideal?

Kecocokan Zodiak Libra dengan Libra dalam Percintaan dan Karier, Benarkah Pasangan Ideal?

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Bupati Klaten Hamenang Diduga Terima Rp 2 Miliar Per Bulan dari Pengusaha Galian C

Bupati Klaten Hamenang Diduga Terima Rp 2 Miliar Per Bulan dari Pengusaha Galian C

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:02 WIB

PSIM Yogyakarta Tumbang di Kandang, Van Gastel: Kami Hanya Kurang Beruntung

PSIM Yogyakarta Tumbang di Kandang, Van Gastel: Kami Hanya Kurang Beruntung

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:02 WIB

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Usai Terjaring OTT, KPK Tetapkan Bupati Klaten Hamenang sebagai Tersangka

Foto | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

×