KPK Bantah Menyadap Timses Jokowi

Laban Laisila, Nur Ichsan

Kamis, 22 Januari 2015 | 18:07 WIB
KPK Bantah Menyadap Timses Jokowi
Ketua KPK Abraham Samad (tengah) didampingi Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (kanan) [Antara/Reno Esnir]

Suara.com - Juru Bicara sekaligus Deputi Pencegahan KPK Johan Budi membantah, kalau KPK menyadap tim sukses Joko Widodo untuk mengetahui informasi seputar penunjukan calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi.

“Kami tidak melakukan penyadapan kepada pihak-pihak yang tidak berperkara,” tegas Johan Budi dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Kamis (22/1/2015).

Hal itu untuk menanggapi penjelasan dari Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menyebutkan kalau Abraham Samad mengakui sudah mengetahui timses Jokowi memilih Jusuf Kalla sebagai wapres ketimbang Samad.

“Apakah hasto itu tersadap atau tidak saya tidak tahu, yang pasti kami melakukan penyadapan kepada pihak yang berpekara,” tambahnya lagi.

Dia juga menjelaskan kalau menuver Hasto tidak bakal mengganggu penyelidikan yang dilakukan oleh KPK.

“Tentu tidak sejauh itu. Yang disampaikan Hasto berkaitan dengan pribadi Pak Abraham Samad. Dia kan ketua lembaga ini,” terang Johan.

Pengakuan itu, menurut Hasto, disampaikan saat Samad ditemui oleh perwakilan tim Jokowi untuk menyampaikan kabar soal keputusan memilih Jusuf Kalla ketimbang Ketua KPK itu.

“Setelah saya ceritakan, dia bilang, ya saya tau, saya telah melakukan penyadapan," cerita Hasto.

Hasto juga menyebutkan kalau Samad sempat menyebutkan nama Komjen Budi Gunawan, kini tersangka kasus suap di KPK, yang menjadi biang keladi kegagalan namanya menemani Jokowi menjadi cawapres.

"Ya saya tahu yang menggagalkan saya jadi cawapres adalah pak Budi Gunawan,"  ungkap Hasto sambil menirukan gaya bicara Samad saat itu.

Samad sendiri belum menyampaikan tanggapan soal benar tidaknya pengakuan dari Hasto itu secara langsung.

Samad di sejumlah media sempat menuding kalau pertemuan dirinya dengan tim sukses Jokowi adalah fitnah.

Sedangkan Hasto membeberkan kalau memang ada pertemuan antara Abraham Samad dengan sejumlah petinggi partai politik pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang Pemilihan Presiden 2014 lalu.

"Dengan demikian pernyataan yang disampaikan oleh Pak Abraham Samad bahwa itu fitnah sangatlah tidak tepat," kata Hasto

Polemik ini berkembang sejak Budi Gunawan  ditetapkan sebagai tersangka setelah ditunjuk menjadi kandidat Kapolri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK: Hasto Harus Ada Klarifikasi, Tidak Asal Tuduh

KPK: Hasto Harus Ada Klarifikasi, Tidak Asal Tuduh

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 17:56 WIB

Bela Abraham Samad, KPK: Fitnah Itu Kejam

Bela Abraham Samad, KPK: Fitnah Itu Kejam

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 17:44 WIB

Ini Cerita Hasto Soal Lobi Pertemuan Abraham Samad

Ini Cerita Hasto Soal Lobi Pertemuan Abraham Samad

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 17:03 WIB

Klarifikasi Isu Abraham Samad, Komisi III akan Panggil Hasto

Klarifikasi Isu Abraham Samad, Komisi III akan Panggil Hasto

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 16:53 WIB

Hasto Punya Bukti Rekaman Abraham Samad Temui Timses Jokowi

Hasto Punya Bukti Rekaman Abraham Samad Temui Timses Jokowi

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 16:32 WIB

Terkini

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Transaksi LCT Indonesia Tembus 42,07 Miliar Dolar AS pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:49 WIB

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Urutan Zodiak Paling Dingin dan Tidak Punya Perasaan, Sikapnya Bikin Salah Paham

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:47 WIB

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

7 Efek Samping Mengoleskan Cuka Apel Langsung ke Flek Hitam, Jangan Sembarangan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:46 WIB

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Ulasan Novel 'Partikel': Formula Hollywood di Balik Karya Dee Lestari

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 07:45 WIB

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Tidur Terganggu Bau Aneh, Warga Kaget Ada King Kobra 3,5 Meter Melingkar di Bawah Kasur

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Bikin Karyawati RS Tersungkur, Sejoli di Tulang Bawang Diringkus Saat Asyik Makan

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 07:43 WIB

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak

Malang | Selasa, 29 September 2026 | 07:34 WIB

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Rupiah Dekati Rp18.000, BI Pilih Kurangi Intervensi di Pasar Valuta Asing

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 07:31 WIB

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

5 Pilihan Motor Matic Paling Irit 2026, Ada yang Tembus 60 Km per Liter

Otomotif | Selasa, 29 September 2026 | 07:27 WIB

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

×