Politisi PDIP: Pemerintahan Jokowi Bisa "Game Over"

Doddy Rosadi

Senin, 26 Januari 2015 | 16:57 WIB
Politisi PDIP: Pemerintahan Jokowi Bisa "Game Over"
Presiden Jokowi. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Politisi PDIP Effendi Simbolon mengaku merasa empati dengan posisi Presiden Joko Widodo saat ini di tengah beragam masalah yang terjadi selama 100 hari masa pemerintahan Jokowi-JK.

"Saya pribadi kasihan. Saya terus terang merasa miris, saya takut," ujar Effendi Simbolon dalam diskusi publik Universitas Pramadina bertajuk Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK, di Jakarta, Senin, (26/1/2015).

Effendi menyatakan dirinya saat ini memiliki perasaan yang serupa dengan publik kebanyakan, yakni linglung untuk menarik segala akar persoalan yang telah terjadi.

"Saya orangnya optimistis, tapi saat ini saya sama rasanya seperti anda, kita benar-benar menjadi orang linglung, dari mana menarik persoalan ini," kata dia.

Dia mengatakan presiden muncul di hadapan publik di tengah persoalan KPK-Polri, tetapi kemunculannya yang hanya sebentar itu dipandang tidak jelas inti pembicaraannya.

"Muncul presiden di televisi dua-tiga menit tapi tidak 'ngerti' dia ngomong apa. Dia bilang, 'kamu (KPK-Polri) baik-baik ya, jangan gesekan, wis yang baik kerja' apa itu," kata Effendi.

Effendi menekankan celah bagi pihak luar untuk menekan Jokowi cukup banyak. Namun dia meminta seluruh pihak bisa memberikan kesempatan bagi Jokowi untuk bekerja.

"Ini bagaikan sebuah 'turbulence' dalam pesawat, mudah-mudahan satu bulan ke depan bisa clear weather. Tapi akan ada turbulence kedua yakni jika APBNP 2015 tidak bisa disahkan, maka pemerintahan bisa game over," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasyim Muzadi: Sekarang Sudah Menjurus Penghancuran KPK

Hasyim Muzadi: Sekarang Sudah Menjurus Penghancuran KPK

News | Senin, 26 Januari 2015 | 16:42 WIB

BW: Para Mafia dan Koruptor Telah Bersatu

BW: Para Mafia dan Koruptor Telah Bersatu

News | Senin, 26 Januari 2015 | 16:19 WIB

Fadli Zon: Presiden Jangan Terbitkan SP3 karena Desakan

Fadli Zon: Presiden Jangan Terbitkan SP3 karena Desakan

News | Senin, 26 Januari 2015 | 11:32 WIB

Kompolnas: Jangan Berikan SP3 untuk Bambang Widjojanto

Kompolnas: Jangan Berikan SP3 untuk Bambang Widjojanto

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 18:41 WIB

Jokowi Sendirian di Istana, Digencet Kanan dan Kiri

Jokowi Sendirian di Istana, Digencet Kanan dan Kiri

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 17:53 WIB

PDI Perjuangan: Kami Tak Ganggu Presiden

PDI Perjuangan: Kami Tak Ganggu Presiden

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 17:36 WIB

'Rakyat Tidak Jelas' Dukung karena Percaya KPK

'Rakyat Tidak Jelas' Dukung karena Percaya KPK

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 16:54 WIB

'Rakyat Tidak Jelas' Pendukung KPK Itu Pemilih Jokowi

'Rakyat Tidak Jelas' Pendukung KPK Itu Pemilih Jokowi

News | Minggu, 25 Januari 2015 | 15:07 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×