Eksekusi Mati Bali Nine Diminta Tidak Dilakukan di Bali

Laban Laisila, Bagus Santosa

Rabu, 28 Januari 2015 | 20:29 WIB
Eksekusi Mati Bali Nine Diminta Tidak Dilakukan di Bali

Suara.com - Anggota Komisi III DPR Putu Suardina meminta agar eksekusi mati bandar narkoba jaringan "Bali Nine" untuk tidak dilakukan di Bali. Hal itu disampaikan di depan Jaksa Agung HM Prasetyo saat rapat kerja Komisi III dengan Kejaksaan Agung.

 "Untuk jaringan bali nine, saya mewakili masyarakat Bali, kalau boleh jangan dieksekusi di Bali," kata Putu di ruang rapat, DPR, Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Menurutnya, bila eksekusi ini dilakukan di Bali akan menimbulkan gejolak  lantaran banyaknya warga Australia yang tinggal di Bali.

"Ini pesan dari masyarakat Bali," ujarnya.

Kendati demikian, Politisi Demokrat ini, juga berharap Kejaksaan tetap menindak kasus-kasus narkoba di seluruh Indonesia. Sebab, kejahatan narkoba adalah kejahatan luar biasa.

"Kejaksaan harus berani untuk menindak kasus narkoba. Di Bali pun, siapapun penegak hukumnya, soal narkoba harus setor nyawa," ujarna.

Seperti diberitakan, dari sejumlah nama yang ditolak grasinya oleh Presiden Joko Widodo, dua nama diantaranya yakni, Myuran Sukumaran alias Mark dan  Andrew Chan. Keduanya merupakan Warga Negara Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Jurnalis Ini 'Ganggu' Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

4 Jurnalis Ini 'Ganggu' Eksekusi Mati Terpidana Narkoba

News | Rabu, 28 Januari 2015 | 16:02 WIB

Waketum MPR Apresiasi Eksekusi Terpidana Mati

Waketum MPR Apresiasi Eksekusi Terpidana Mati

News | Senin, 19 Januari 2015 | 00:55 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Ketua Banggar DPR: Sudah Lewati Batas Psikologis

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:27 WIB

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:21 WIB

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:12 WIB

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:02 WIB

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:58 WIB

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:49 WIB

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:48 WIB

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46 WIB

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:34 WIB

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:33 WIB