Tanpa Keppres, Tim Independen Disamakan seperti Pengamat

Siswanto, Nur Ichsan

Kamis, 29 Januari 2015 | 16:32 WIB
Tanpa Keppres, Tim Independen Disamakan seperti Pengamat
Pengacara anggota Forum Advokat Pengawal Konstitusi, Daniel Topana, mengatakan pembentukan Tim Konsultatif Independen tanpa Keputusan Presiden merupakan bukti Presiden Joko Widodo setengah hati dalam menyelesaikan kemelut di tubuh KPK dan Polri.
 
"Ini merupakan setengah hati dari Presiden Jokowi," ujar Daniel di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/1/2015).  Tim independen dibentuk oleh Presiden untuk membantu mencari solusi atas permasalahan yang terjadi antara KPK dan Polri.
 
Menurut Daniel kalau Jokowi serius menyelesaikan permasalahan di dua lembaga penegak hukum itu, mestinya menerbitkan payung hukum begitu dibentuk.
 
"Seharusnya kalau ada keinginan menuntaskan kisruh, seharusnya tim sembilan ada Keppres ya, yang isinya mempunyai kewenangan untuk memeriksa pejabat-pejabat yang terkait masalah ini," katanya.
 
Karena bekerja tanpa payung hukum, Daniel menyamakan Tim Konsultatif Independen yang beranggotakan sembilan orang itu sebagai pengamat.
 
"Kalau tidak ada, sama aja kayak pengamat atau tokoh masyarakat," tuturnya.

Suara.com - Kemarin, tim tersebut telah memberikan lima butir rekomendasi kepada Presiden di Istana Kepresidenan. Kelima rekomendasi tersebut, yakni:

Pertama, Presiden seyogyanya memberi kepastian terhadap siapapun penegak hukum yang berstatus tersangka untuk mengundurkan diri dari jabatannya menjaga marwah institusi penegak hukum baik polri maupun KPK.

Kedua, Presiden seyogyanya tidak melantik calon kapolri dengan status baru kapolri, agar institusi polri segera dapat memiliki kapolri yang definitif.

Ketiga, Presiden seyogyanya menghentikan segala upaya yang diduga merupakan kriminalisasi terhadap penegak hukum siapapun, baik polri maupun KPK dan masyarakat pada umumnya.

Keempat, Presiden seyogyanya memerintahkan kepada Polri maupun KPK untuk menegakkan kode etik terhadap pelanggaran etika profesi yang diduga dilakukan oleh personel Polri maupun KPK.

Kelima, Presiden agar menegaskan kembali komitmennya terhadap pemberantasan korupsi dan penegakan hukum pada umumnya sesuai harapan masyarakat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Budi Gunawan Diperiksa KPK

Saksi Budi Gunawan Diperiksa KPK

Foto | Kamis, 29 Januari 2015 | 16:15 WIB

PPP Menilai Rekomendasi Tim Independen ke Jokowi Berat ke KPK

PPP Menilai Rekomendasi Tim Independen ke Jokowi Berat ke KPK

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 15:56 WIB

PDIP Akui Jokowi Libatkan Partai untuk Pilih Budi Gunawan

PDIP Akui Jokowi Libatkan Partai untuk Pilih Budi Gunawan

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 15:33 WIB

Forum Pengacara Laporkan Budi Waseso ke Badrodin Haiti

Forum Pengacara Laporkan Budi Waseso ke Badrodin Haiti

News | Kamis, 29 Januari 2015 | 15:03 WIB

BW Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

BW Laporkan Bareskrim ke Ombudsman

Foto | Kamis, 29 Januari 2015 | 14:44 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:07 WIB

×