KPK Dituding Intervensi Hak Prerogatif Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 09 Februari 2015 | 15:45 WIB
KPK Dituding Intervensi Hak Prerogatif Jokowi
Hakim Sarpin Rizaldi memimpin jalanya sidang praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Buntut dari penetapan tersangka korupsi gratifikasi kepada calon Kapolri Budi Gunawan memunculkan tudingan jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin mengintervensi hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Tudingan itu dikatakan tim kuasa hukum Budi Gunawan setelah sidang praperadilan Budi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/2/2015). Salah satu kuasa hukum Budi, Yanuar P Wasesa menilai proses penetapan tersangka terhadap kliennya oleh KPK ‎tidak berdasarkan hukum dan melanggar kepastian hukum.

"Proses penetapan tersangka pemohon (Budi Gunawan) tidak sesuai dengan ketentuan hukum dan melanggar aturan dasarnya," kata Yanuar.

Yanuar menganggap penetapan tersangka terhadap kliennya oleh KPK ‎dilandasi kepentingan politik untuk menjegal BG menjadi Kapolri yang diajukan Jokowi ke DPR. Sehingga Jokowi perlu mempertimbangkan ulang pengangkatan jenderal bintang tiga tersebut.

"Penetapan status tersangka (BG) dilandasi semangat untuk mengintervensi atau mempengaruhi hak prerogatif presiden dalam menentukan calon Kapolri yang selanjutnya akan diminta persetujuan DPR," ujarnya.

Yanuar mengkritik pernyataan KPK yang menyebutkan Presiden perlu melaporkan pencalonan Budi Gunawan ke KPK untuk ditelisik rekam jejaknya. Padahal menurutnya itu tidak perlu.

"Ketentuan tersebut tidak diatur dalam konstitusi dan bertentangan dengan hak prerogatif presiden," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurung Batang dan 'Kepala' Ketua KPK di PN Jaksel

Kurung Batang dan 'Kepala' Ketua KPK di PN Jaksel

News | Senin, 09 Februari 2015 | 15:23 WIB

DPR Minta Publik Jangan Tekan Hakim Sarpin Rizaldi

DPR Minta Publik Jangan Tekan Hakim Sarpin Rizaldi

News | Senin, 09 Februari 2015 | 14:38 WIB

Sidang Praperadilan BG Dilanjutkan Besok

Sidang Praperadilan BG Dilanjutkan Besok

News | Senin, 09 Februari 2015 | 14:00 WIB

Anggota PKS Ingin Sidang Praperadilan BG Dipercepat

Anggota PKS Ingin Sidang Praperadilan BG Dipercepat

News | Senin, 09 Februari 2015 | 13:38 WIB

4 Perempuan Seksi Ini Curi Perhatian di Sidang Praperadilan BG

4 Perempuan Seksi Ini Curi Perhatian di Sidang Praperadilan BG

News | Senin, 09 Februari 2015 | 13:23 WIB

Pendukung Budi Gunawan di Praperadilan Dibayar Rp 50 Ribu

Pendukung Budi Gunawan di Praperadilan Dibayar Rp 50 Ribu

News | Senin, 09 Februari 2015 | 13:00 WIB

Kubu BG Pertanyakan Tanda Tangan BW di Surat Kuasa

Kubu BG Pertanyakan Tanda Tangan BW di Surat Kuasa

News | Senin, 09 Februari 2015 | 12:26 WIB

Ketua DPR: Sudah Waktunya Presiden Jokowi Miliki Jubir

Ketua DPR: Sudah Waktunya Presiden Jokowi Miliki Jubir

News | Senin, 09 Februari 2015 | 12:22 WIB

Kuasa Hukum KPK Pertanyaan Surat Kuasa Hukum BG

Kuasa Hukum KPK Pertanyaan Surat Kuasa Hukum BG

News | Senin, 09 Februari 2015 | 12:19 WIB

Ini Alasan Budi Gunawan Ajukan Praperadilan

Ini Alasan Budi Gunawan Ajukan Praperadilan

News | Senin, 09 Februari 2015 | 12:16 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×