KPK Vs Polri, SBY: Presiden Harus Tahan Tekanan Partai Pendukung

Siswanto

Selasa, 10 Februari 2015 | 14:19 WIB
KPK Vs Polri, SBY: Presiden Harus Tahan Tekanan Partai Pendukung
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian Republik Indonesia tidak merasa paling benar sendiri. Amanah yang diberikan kepada KPK dan Polri, katanya, harus digunakan secara adil dan bertanggungjawab.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat itu ketika memberikan kuliah umum dengan tema 'Kerangka Bernegara dan Pemerintahan dalam Dinamika Politik Nasional Saat ini' di hadapan ratusan calon mahasiswa baru program Pascasarjana, Magister, Dokter, dan Profesi di gedung Garuda Mukti, Universitas Airlangga, Surabaya, Selasa (10/2/2015).

SBY mengatakan persoalan antara KPK dan Polri yang terjadi pada saat ini tidak berada pada persoalan konstitusional.

Atas kemelut dua institusi penegak hukum itu, SBY meminta masyarakat jangan cepat menilai adanya pelemahan lembaga negara tertentu atau ada upaya mengubah sistem negara yang sudah berjalan.

"Jika sistem yang ada sekarang dianggap salah, lalu sistem bagaimana dan seperti apa yang dianggap benar," ujar SBY

Menurut SBY sistem negara yang hasil reformasi patut terus dipertahankan. Yang harus diperhatikan, kata dia, adalah pengelolaan yang baik serta mempertegas sistem ketatanegaraan.

SBY berpendapat dalam perjalanan reformasi, persoalan yang terjadi adalah di kehidupan bernegara. Indonesia, kata dia, seharusnya bisa lebih terbuka dalam menerima perubahan, terutama UUD 1945 yang sudah mengalami empat kali amandemen. Bagi SBY, UUD 1945 bukanlah konstitusi yang harus dikeramatkan, melainkan harus adaptif terhadap perubahan zaman.

Soal fenomena yang terjadi selama ini, SBY mengingatkan seorang Presiden harus taat pada konstitusi dan undang-undang serta tidak dibenarkan melanggar aturan serta ketatanegaraan.

Karena dipilih langsung oleh rakyat Indonesia, kata SBY, Presiden seyogyanya mampu bekerja sekuat tenaga dalam menghadapi tekanan, baik melalui parlemen, partai pendukung, partai oposisi serta masyarakat luas yang sikapnya terkadang melampui batas.

SBY juga mengatakan Presiden tidak boleh menyalahgunakan kekuasaan yang ada untuk kepentingan pribadi maupun golongannya.

SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat ini menjelaskan ada beberapa persoalan yang harus segera diselesaikan bersama, di antaranya sistem politik yang menganut semi parlementer dan semi presidensiil, penataan sistem antara pemerintah pusat dan daerah, pelaksanaan penegakan hak azasi manusia seperti yang ada di UUD 1945 serta adanya kejelasan peran dan kewenangan Dewan Perwakilan Daerah di parlemen.

Kuliah umum di kampus Unair merupakan acara terakhir dari SBY selama kunjungan ke Surabaya, sejak Sabtu (7/2/2015).

Setelah dari Uniar, SBY dijadwalkan kembali lagi ke Jakarta. Beberapa mantan menteri era Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang ikut mendampingi SBY adalah M. Nuh, Choirul Tanjung, mantan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, dan Dipo Alam. Gubernur Jawa Timur yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo juga turut hadir dalam kuliah umum. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernyataan Hasto soal Samad Jadi Alat Bukti Praperadilan BG

Pernyataan Hasto soal Samad Jadi Alat Bukti Praperadilan BG

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 13:36 WIB

Sidang Praperadilan Budi Gunawan Diskors untuk Makan Siang

Sidang Praperadilan Budi Gunawan Diskors untuk Makan Siang

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 13:34 WIB

Hasto Temui Pengacara BG Berikan Pernyataan Tertulis Soal Samad

Hasto Temui Pengacara BG Berikan Pernyataan Tertulis Soal Samad

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 13:19 WIB

Fadli Zon Tagih Janji Jokowi Umumkan Nasib Budi Gunawan

Fadli Zon Tagih Janji Jokowi Umumkan Nasib Budi Gunawan

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 11:50 WIB

Dijaga Gegana, Hasto Hadiri Sidang Praperadilan BG

Dijaga Gegana, Hasto Hadiri Sidang Praperadilan BG

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 11:32 WIB

Terkini

Nikmati Pestapora 2026 Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Nikmati Pestapora 2026 Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 11:19 WIB

Nikmati Pestapora 2026 Tanpa Khawatir Beban Bayar, Ada Cicilan 0% BRI

Nikmati Pestapora 2026 Tanpa Khawatir Beban Bayar, Ada Cicilan 0% BRI

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 11:18 WIB

Pestapora 2026 Makin Seru, BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan 0%

Pestapora 2026 Makin Seru, BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan 0%

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 11:16 WIB

Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI

Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 11:15 WIB

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:15 WIB

Souvenir Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby Isinya Apa? Intip Detailnya

Souvenir Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby Isinya Apa? Intip Detailnya

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 11:14 WIB

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

×