Tim Pembela Muslim Siap Lawan Propaganda yang Lemahkan KPK

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2015 | 14:46 WIB
Tim Pembela Muslim Siap Lawan Propaganda yang Lemahkan KPK
Para pimpinan KPK, Abraham Samad, Bambang Widjojanto, dan Zulkarnaen (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Tokoh agama dan pengacara yang tergabung dalam Tim Pembela Muslim dari berbagai daerah menyambangi gedung KPK untuk menemui pimpinan KPK, Selasa(10/2/2015). Mereka menolak upaya kriminalisasi untuk melemahkan kewenangan lembaga antikorupsi.

"Maksud kedatangan kami adalah untuk mendukung KPK, karena dengan seyakin-yakinnya bahwa ini adalah kriminalisasi untuk melemahkan KPK, ini tidak perlu diplintir-plintir dan juga untuk sombong, tapi kami tegaskan, ini upaya kriminalisasi KPK," kata Ketua TPM Mahendradatta di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

TPM, kata Mahendradatta, siap membela KPK. TPM menilai ada upaya propaganda untuk merusak KPK.

"Hari ini sudah mulai dilakukan upaya untuk melemahkan KPK, yang akhirnya berimbas kepada KPK melalui teknik propaganda. Karena KPK tidak bisa lakukan propaganda, maka kami siap bantu KPK untuk melawan propaganda, dan siap mengimbau kepada ormas untuk tidak termakan oleh propaganda," kata Mahendradatta.

Mahendradatta tidak menyebut siapa pihak yang sedang propaganda untuk menjatuhkan KPK.

Tapi seperti diketahui, KPK sedang mengalami masalah. Setelah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto ditangkap dan dijadikan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri, satu persatu, pimpinan KPK lainnya juga dilaporkan ke polisi.

Ketua KPK Abraham Samad dilaporkan atas dugaan pertemuan dengan elite PDI Perjuangan di Pilpres 2014. Samad dikatakan melobi tim sukses agar dipasangkan sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo.

Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja juga dilaporkan ke polisi terkait dugaan tindak kriminal atas perampokan perusahaan dan kepemilikan saham secara ilegal di PT Desy Timber di Berau, Kalimantan Timur.

Kemudian, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen juga dilaporkan ke polisi atas dugaan suap kasus Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat ketika Zulkarnaen masih menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim pada 2010.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernyataan Hasto soal Samad Jadi Alat Bukti Praperadilan BG

Pernyataan Hasto soal Samad Jadi Alat Bukti Praperadilan BG

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 13:36 WIB

Sidang Praperadilan Budi Gunawan Diskors untuk Makan Siang

Sidang Praperadilan Budi Gunawan Diskors untuk Makan Siang

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 13:34 WIB

Hasto Temui Pengacara BG Berikan Pernyataan Tertulis Soal Samad

Hasto Temui Pengacara BG Berikan Pernyataan Tertulis Soal Samad

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 13:19 WIB

Fadli Zon Tagih Janji Jokowi Umumkan Nasib Budi Gunawan

Fadli Zon Tagih Janji Jokowi Umumkan Nasib Budi Gunawan

News | Selasa, 10 Februari 2015 | 11:50 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB