Ahok Tak Gentar dengan Wacana Pelengseran Dirinya

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 14 Februari 2015 | 17:06 WIB
Ahok Tak Gentar dengan Wacana Pelengseran Dirinya
Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) di Balaikota Jakarta. [suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi wacana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI untuk melengserkannya lewat hak interpelasi. Menurut Ahok, itu hak DPRD.

Sebelumnya, Ahok dianggap sudah melakukan pelanggaran hukum yaitu mengirimkan draf APBD DKI Jakarta 2015 yang tidak dibahas bersama dengan DPRD ke Kementerian Dalam Negeri. DPRD nilai itu pelanggaran hukum.

"Interpelasi hak DPRD. Saya mantan anggota DPRD tingkat dua dan mantan DPR RI, hak interpelasi adalah hak anggota DPR dan DPRD," ujar Basuki yang biasa disapa Ahok di Hotel Sun City, Jakarta Barat, Sabtu (14/2/2015).

Mantan Bupati Belitung Timur ini tak merasa gentar mendengar penyataan dari DPRD. Bahkan ia sangat suka dengan keinginan dewan yang diketuai Prasetyo Edhi Mursadi itu.

"Interpelasi lebih bagus, biar kita jawab. Semua wartawan semua masyarakat bisa melihat apa yang terjadi dengan DPRD," kata Ahok kesal.

Sebelumnya, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015 DKI Jakarta telah disahkan DPRD DKI Jakarta dan telah diserahkan ke Kemendagri. Namun tak lama berselang, dokumen itu dikembalikan. Ahok pun naik pitam serta menuding ada oknum di DPRD yang sengaja mengirim surat tersebut kepada Kemendagri. Kemendagri menilai pengembalian dokumen APBD DKI tahun 2015 dilakukan karena pengiriman tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 58 Tahun 2005.

Dihubungi suara.com, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik mengklaim seluruh anggota DPRD sudah sepakat untuk mengajukan usulan untuk memakzulkan atau melengserkan Ahok. Pemakzulan itu dilakukan karena Ahok sudah melakukan pelanggaran hukum yaitu mengirimkan draf APBD DKI Jakarta 2015 yang tidak dibahas bersama dengan DPRD ke Kementerian Dalam Negeri.

Taufik mengatakan, tindakan Ahok yang mengirim draf APBD DKI Jakarta 2015 yang bukan hasil pembahasan dengan dewan merupakan sesuatu yang ilegal dan melanggar hukum. Taufik juga sudah berencana mengajukan hak interpelasi kepada Ahok karena penyerapan anggaran APBD 2014 hanya sekitar 80 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Belum Yakin Deep Tunnel Atasi Banjir Jakarta

Ahok Belum Yakin Deep Tunnel Atasi Banjir Jakarta

News | Sabtu, 14 Februari 2015 | 16:43 WIB

Ahok Minta Pro-Kontra Valentine Tak Perlu Dibesarkan

Ahok Minta Pro-Kontra Valentine Tak Perlu Dibesarkan

News | Sabtu, 14 Februari 2015 | 16:07 WIB

Ahok Mau Beli Helikopter dan Bangun Bandara di Kepulauan Seribu

Ahok Mau Beli Helikopter dan Bangun Bandara di Kepulauan Seribu

News | Kamis, 12 Februari 2015 | 23:14 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×