Ribuan Anggota Geng Motor Paling Mengerikan di Bandung Tobat

Ardi Mandiri

Senin, 23 Februari 2015 | 23:47 WIB
Ribuan Anggota Geng Motor Paling Mengerikan di Bandung Tobat
Geng motor

Suara.com - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "musahabah" berarti intropeksi diri. Ya, kata tersebutlah yang saat ini dilakukan oleh sekitar 3000 hingga 5000 anggota keluarga besar Brigez Indonesia.

Bertempat di Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Sabtu (20/2/2015) lalu, ribuan anggota geng motor di Kota Kembang Bandung itu menggelar acara "Silaturahmi Akbar, Muhasabah, Dzikir dan Berdoa untuk Indonesia".

"Kegiatan kemarin bisa dikatakan menjadi sebuah titik balik buat kami, keluarga besar Brigez Indonesia untuk menuju ke arah yang lebih baik lagi menurut ajaran agama Islam," kata Ketua Panitia acara "Silaturahmi Akbar, Muhasabah, Dzikir dan Berdoa untuk Indonesia", Kiki Ahmad.

Dibimbing oleh pimpinan Majelis Zikir Az Zikra, Ustad Arifin Ilham, para anggota Brigez yang datang dari wilayah Bandung Raya, Kabupaten Garut dan luar Jawa Barat seperti Bali bertekad untuk mengubah citra negatif anggota geng motor.

Ia mengatakan, label negatif dari masyarakat soal kehadiran kumpulan anak muda yang bernaung dalam bendera Brigez tersebut memang sudah melekat kuat.

Terlebih eksistensi Brigez yang dipandang sebagai geng motor yang disegani di wilayah Bandung Raya tersebut, sering dicap bertindak kriminal, dan kerap terlibat perseteruan dengan geng lainnya.

"Posisi Brigez,di mata masyarakat hancur, makanya kita berpikir bagaimana caranya agar cap negatif tersebut bia hilang. Dan tercetuslah ide untuk membuat ini," katanya.

Oleh karena itu, melalui kegiatan spritual tersebut, katanya, ia dan anggota Brigez lainnya seperti mendapatkan semacam pencerahan batiniah atau spiritual tentang arti kehidupan yang sebenarnya.

"Jujur, saya dan teman-teman kemarin itu merasa apa yang selama ini kita jalani dalam kehidupan itu ternyata jauh dari Sang Pencipta. Kami banyak melanggar. Tapi kami juga berusaha ingin lebih baik di mata Allah dan masyarakat," ujarnya.

Humas Keluarga Besar Brigez Indonesia Muhamad Eridwan atau yang akrab disapa Stones mengatakan rencananya kegiatan dzikir akbar dan musabah tersebut akan dilakukan di titik lainnya yang ada di luar Kota Bandung.

"Insya Allah kita ke depan akan membuat semacam road show ke titik-titik lainnya. Jadi acaranya semacam silaturahmi tapi ada acara dzikir dan muhasabahnya," kata Stones.

Bercucuran Air Mata Anggota geng motor selama ini lekat dengan citra negatif. Namun di balik penampilannya yang bertato, ternyata mereka becucuran air mata ketika Ustad Arifin Ilham memberikan siraman rohani.

"Subhanallah sekali, mereka menangis. Jadi inti tausyiahnya lebih pada evaluasi diri, menyerahkan segala pada Sang Pencipta," ujar Sekretaris DKM Masjid Raya Bandung H Aos Sutisna yang hadir pada acara Brigez Berdzikir tersebut mewakili Ketua DKM yang berhalangan.

Ia mengatakan, usai melakukan dzikir dan muhasabah mereka melaksanakan salat Dzuhur berjamaah.

"Dan Alhamdulilah ternyata Pak Wali Kota Banndung Ridwan Kamil sempat datang di akhir. Acil Bimbo juga ada, memberikan sambutan dari majelis taklim Tjakraboeana," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil menyatakan dukungannya atas kegiatan yang dibuat geng motor Brigez yang memiliki anggota sekitar 5.000 orang di Kota Bandung.

"Kalau buat saya begini ya, kegiatan mereka ini bagus ya. Jadi kalau ada dulunya persepsi negatif, lalu kini mereka ingin berubah dengan cara-cara baik, tentu harus didukung," kata pria yang biasa disapa Emil ini.

Dirinya menyaksikan langsung acara silaturahmi dan zikir bersama yang dihadiri keluarga Brigez se-Jawa dan Bali.

"Mengubah pola pikir orang itu harus pelan-pelan dan tidak harus dilawan secara fisiknya. Namun dengan adanya dukungan dari berbagai pihak stigma negatif bisa dibalikan," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap apa yang dilakukan oleh anggota geng motor Brigez bisa menjadi titik balik cap buruk geng motor selama ini terlanjur dicap negatif oleh masyarakat.

"Di sini saya juga mengimbau kepada kelompok motor lainnya melakukan hal sama dalam bentuk mengisi rohaninya dalam hal-hal baik. Sehingga warga tahu ada proses perubahan ke arah lebih baik," katanya.

Dalam laman facebook resminya Ustad Arifin Ilham menuliskan dirinya seperti menerima tamu tak biasa saat diundang oleh Keluarga Besar Brigez untuk melakukan dzikir akbar.

"Geng motor terbesar Brigez yang beranggota 30 ribu biker mengundang abang untuk berzikir," tulis Arifin pada lama Facebooknya, Minggu (22/2).

Ia juga mengunggah sebuah foto yang menampilkan ratusan anggota geng motor Brogez duduk di dalam sebuah masjid.

"Jadi yang ada hadir banyak remaja yang pakai anting, kalung, bertato. Yang penting dan utama bagi abang, kita sama-sama berhijrah," kata Arifin.

Pengajian Rutin Sejak tiga tahun lalu ternyata Kiki Ahmad, Muhamad Eridwan dan Erwin Taufik atau Benet, telah rutin menggelar pengajian di Masjid Al Lathiif Jalan Saninten Nomor 2 Kota Bandung.

"Alhamdulilah jalan kami untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah SWT itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Tiap hari Senin dan Rabu, ba'da Magrib kami rutin melakukan pengajian di Masjid Al Lathiif ini," kata Benet.

Benet yang pernah menjadi Panglima Geng Motor Brigez tersebut mengaku banyak hambatan dan rintangan ketika dirinya ingin lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

"Memang benar, untuk menjadi orang benar itu susah, ini bukanlah hal yang mudah. Semudah membalikkan telapak tangan," katanya.

Hambatan internal dan ekternal silih berganti datang kepada ia dan rekan-rekannya di Brigez, ketika mereka memantapkan hati untuk melangkah ke jalan yang lebih baik.

"Pokoknya hambatan itu selalu saja ada. Mau jadi orang benar itu susah, karena stigma negatif yang melekat ke kami, mau berbuat baik saja sudah dicap jelek duluan. Tapi saya dan rekan lainnya bertekad untuk menjadi lebih baik lagi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Geng Motor Punya Mata-mata

Polisi: Geng Motor Punya Mata-mata

News | Kamis, 27 November 2014 | 13:36 WIB

Terkini

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

Surakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:54 WIB

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

×