Polisi Belum Berhasil Ungkap Kasus Ledakan di Toilet ITC Depok

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 24 Februari 2015 | 13:04 WIB
Polisi Belum Berhasil Ungkap Kasus Ledakan di Toilet ITC Depok

Suara.com - Tim Gegana Brimob Polri masih mengidentifikasi benda-benda yang ditemukan di dalam sebuah kardus usai terjadi ledakan di dalam toilet lantai Mezzanine pusat perbelanjaan ITC Depok, Jawa Barat. Sampai hari ini, Selasa (24/2/2015), polisi belum berhasil mengungkap siapa orang yang meletakkan benda tersebut.

"Kami masih pelajari (benda yang mengeluarkan ledakan), karena di sana ada benda-benda material yang dapat meledak. Ada kabel, timer cairan itu termasuk golongan low eksplosif," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Agus Rianto, di Bareskrim.

Ledakan tersebut terjadi pada Senin (23/2/2015) sekitar pukul 17.50 WIB. Polisi menemukan kardus berisi baterai, kabel, botol aki, dan kaleng cat. Batu baterai dan timernya sudah hancur serta kabelnya terlepas. Kardus tersebut diletakkan di bawah wastafel.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Agus mengatakan sampai sekarang proses penyelidikan masih berlangsung.

"Kami terus melakukan penyelidikan," kata dia.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane mengatakan ledakan di gedung ITC Depok patut diwaspadai semua pihak, baik Polri maupun masyarakat. Ledakan itu, katanya, bisa dikatakan sebagai awal kembali bergeraknya lagi gerakan radikalisme di Indonesia.

"Sasaran mereka tidak lagi kepentingan asing dan pusat keramaian, tapi mulai bergeser spesifik ke pusat keramaian anak-anak bermain," katanya.

Menurut informasi yang diterima IPW, kata Neta, ledakan tersebut terdengar dari dalam toilet, yang lokasinya di dekat wahana permainan anak. Ledakan itu membuat gedung ITC bergetar, lampu mati, dan ratusan pengunjung, termasuk karyawan di lokasi panik seketika.

"Ledakan ini teror pertama setelah dalam dua tahun terakhir tidak pernah terjadi teror ledakan bom di Indonesia. Sepertinya kelompok radikal di negeri ini ingin kembali unjuk gigi, setelah selama dua tahun terakhir kantong-kantong radikalisme di Indonesia diporakporandakan Polri," kata Neta.

Data IPW menunjukkan, di tahun 2014 Polri cukup berhasil menekan aksi terorisme. Padahal, di akhir 2012, Poso dan Solo sempat bergolak. Kelompok-kelompok radikal melakukan uji nyali menyerang fasilitas Polri, antara lain empat kantor polisi dikirimi bom. Namun di sepanjang 2014, Indonesia aman dari teror bom.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kronologis Ledakan di ITC Depok

Kronologis Ledakan di ITC Depok

News | Senin, 23 Februari 2015 | 22:39 WIB

Terkini

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:02 WIB

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026,  Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:43 WIB

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:39 WIB

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:03 WIB

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:58 WIB

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB