Tekan Tuberkulosis, Rutan Cipinang Galakkan Program Save Our Soul

Siswanto, Firsta Nodia

Selasa, 24 Februari 2015 | 20:11 WIB
Tekan Tuberkulosis, Rutan Cipinang Galakkan Program Save Our Soul
Petugas kesehatan lapas cipinang merawat pasien yang terinfeksi Tuberculosis (TBC) di rumah tahanan kelas 1 Cipinang Jakarta, Selasa (24/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Lembaga pemasyarakatan merupakan lokasi yang rentan menjadi tempat penyebaran virus tuberkulosis atau TB. Sirkulasi udara yang buruk dan jumlah penghuni yang melebihi kapasitas menjadi penyebab meningkatnya kasus TB di rutan atau lapas.

Belum lagi jumlah tenaga medis yang tak sebanding, semakin memperparah resiko penularan TB di rumah tahanan.

Rutan kelas 1 Cipinang misalnya, hingga Desember 2014 lalu dihuni sekitar 3.440 warga binaan yang seharusnya berkapasitas 1.136 orang. Tenaga medis yang tersedia pun hanya 15 orang. Untuk menekan angka kejadian tuberkulosis pada warga binaannya, Rutan Cipinang pun berinovasi dengan menarik kader kesehatan dari para narapidana yang kemudian disebut dengan SOS RUCI (Save Our Soul) Rutan Cipinang.

Para narapidana yang diangkat menjadi anggota SOS RUCI ini berjumlah 33 orang. Mereka dipilih dan dilatih membantu penanggulangan masalah kesehatan di Rutan kelas 1 Cipinang.

"Untuk menyiasati jumlah tenaga medis yang sedikit, kami membentuk SOS RUCI ini. Nggak semua warga binaan bisa bergabung, mereka harus sudah divonis hukuman minimal 2 tahun dan minimal lulus SMA. Kita jadikan mereka sebagai perpanjangan tangan dari tenaga medis," ujar dokter Yulius Sumarli selaku koordinator Poliklinik Rutan Cipinang saat acara Workshop Jurnalis Media di Rutan Cipinang, Selasa (24/2/2015).

Khusus untuk menekan kasus TB di rutan ini, para anggota SOS SUCI pun diberi arahan untuk melakukan survei batuk. Yakni melakukan pelacakan terhadap warga binaan yang sedang batuk selama 24 jam 7 hari seminggu untuk kemudian diberi masker, didata dan diamati batuknya serta dibawa ke poliklinik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas medis.

"Survei batuk yang dilakukan oleh petugas SOS RUCI ini sebagai bentuk pencegahan dini kasus tuberkulosis di Rutan Cipinang. Jadi meski tenaga medis sedikit kami masih bisa memberi layanan optimal bagi warga binaan," tambah Yulius.

Pengadaan program SOS RUCI ini telah berlangsung sejak Oktober 2010. Peningkatan pelayanan kesehatan di Rutan Cipinang pun terbukti dengan pengurangan jumlah pasien yang mengidap TB. Tahun 2013 lalu ditemukan 49 kasus, dan menurun menjadi 20 pasien pada 2014. Dan hingga hari ini, dokter Yulius mengaku pasien TB yang mendapatkan pengobatan di poliklinik di Rutan Cipinang tinggal 18 orang.

Atas peningkatan pelayanan dalam mengendalikan kasus TB ini pulalah, Rutan Cipinang berhasil mendapatkan penghargaan dari Walikota Jakarta Timur dalam upaya pencegahan dan pengendalian TB di Jakarta Timur tahun 2014.

"Inovasi ini memang layak dicontoh rutan-rutan lainnya. Rutan Cipinang memang pantas mendapatkan penghargaan ini dalam upaya mengendalikan kasus TB," ujar Nugroho selaku Dirjen Bina Kesehatan dan Perawatan Narapidana Kemenkum dan HAM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidak Patuh Minum Obat, Pasien Tuberkulosis Makin Lama Sembuh

Tidak Patuh Minum Obat, Pasien Tuberkulosis Makin Lama Sembuh

Health | Selasa, 24 Februari 2015 | 20:05 WIB

Over Kapasitas, Penyebab TB Rentan Menular di Rutan

Over Kapasitas, Penyebab TB Rentan Menular di Rutan

Health | Selasa, 24 Februari 2015 | 15:06 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×