Gubernur Papua: Papua Kini Tak Sama dengan 50 Tahun Lalu

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 27 Februari 2015 | 04:30 WIB
Gubernur Papua: Papua Kini Tak Sama dengan 50 Tahun Lalu
Gubernur Papua, Lukas Enembe. (Antara/M Agung Rajasa)

Suara.com - Gubernur Papua, Lukas Enembe, berharap kursi KNPI-1 untuk periode 2015-2018 bisa diduduki oleh putra asli Papua. Menurut Enembe, Kongres KNPI ke-14 yang dihelat di Papua ini merupakan kehormatan luar biasa besar, sekaligus bukti bahwa Papua sudah tidak sama dengan 50 tahun yang lalu.

"Buktinya, pemuda Indonesia dan seluruh Indonesia datang, duduk, bicara kepada bangsa, bahwa Papua ternyata aman," kata Enembe, di hadapan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, saat Kongres KNPI ke-14 di Jayapura, Papua, Kamis (26/2/2015).

Selaku Gubernur Papua yang sudah dipercaya oleh rakyat, kata Enembe, dirinya dipastikan bertanggung jawab atas rakyat Papua, karena dirinya merupakan juga wakil dari pemerintah pusat. Sehubungan dengan itu, dia pun mengharapkan pelaksanaan kongres ini bisa berjalan aman.

"Kalau 50 tahun lalu Papua aman, kenapa Kongres (KNPI) di Papua (kali ini) tidak bisa dikatakan aman? Apalagi tahun 2020 Papua (akan) menjadi tuan rumah PON 2020. Dan ini yang membanggakan kita, sehingga meminta dukungan dari Wakil Presiden, agar pemuda Indonesia dan warga Indonesia bisa menyaksikan PON di tanah Papua," ucapnya.

Menurut Enembe pula, Papua perlu dijaga dengan baik, karena merupakan juga pintu gerbang Indonesia di bagian Timur. Bahkan menurutnya, Papua bisa disebut memberi makan dunia melalui sumber daya alam (SDA)-nya, terutama yakni dengan hasil hutannya.

"Saya ingin mengajak semua masyarakat Papua agar menjaga hutan dan tidak terjadi lagi illegal logging di tanah Papua. Begitu juga diharapkan di wilayah Indonesia lainnya," tuturnya.

Selanjutnya, Enembe pun melontarkan harapan kepada Wapres Jusuf Kalla yang merupakan pengusaha sukses dan poltisi tangguh, agar bisa mengorbitkan pemimpin-pemimpin dari wilayah Timur untuk Indonesia ke depan.

"Kami berharap, dalam kongres ini bisa melahirkan anak asli Papua untuk menjadi Ketua KNPI Papua," katanya lagi. [Lidya Salmah]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengusaha Perempuan Asli Papua Butuh Proteksi

Pengusaha Perempuan Asli Papua Butuh Proteksi

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2015 | 06:57 WIB

Terkini

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:45 WIB

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:38 WIB

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:25 WIB

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:17 WIB

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 13:07 WIB

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB