Alvin: Hatta Berjasa, Tapi PAN Butuh Pembaruan Dipimpin Zulkifli

Siswanto Suara.Com
Jum'at, 27 Februari 2015 | 09:44 WIB
Alvin: Hatta Berjasa, Tapi PAN Butuh Pembaruan Dipimpin Zulkifli
Ketua MPR Zulkifli Hasan [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kongres Partai Amanat Nasional yang akan digelar di Bali pada 28 Februari-2 Maret 2015 diprediksi akan menjadi pertarungan sengit antara Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan untuk meraih dukungan menjadi Ketua Umum PAN periode 2015-2020.

Anggota Majelis Pertimbangan sekaligus pendiri PAN, Alvin Lie, mengapresiasi Hatta Rajasa yang sekarang masih menjadi Ketua Umum PAN dengan mengatakan bahwa Hatta sudah banyak berjasa bagi partai. Namun, kata Alvin, saat ini, PAN membutuhkan pembaruan, yakni dengan dipimpin oleh Zulkifli Hasan yang sekarang menjadi Ketua MPR.

"Saya menghargai jasa-jasa Hatta selama ini. Namun, untuk ke depan, PAN perlu pembaruan dan itu yang saya harapkan dari Zulkifli Hasan," kata Alvin, Jumat (27/2/2015).

Alvin yang juga mantan anggota DPR itu tidak meragukan kedua tokoh senior PAN. Keduanya, kata Alvin, sama-sama kader handal.

"Sama-sama mulai dari bawah. Sama-sama pernah menjadi ketua fraksi, jadi sekretaris jenderal, jadi menteri," katanya.

Itu sebabnya, menurut Alvin, sangat logis bila Zulkifli sekarang diberi kesempatan untuk memimpin PAN. Sedangkan Hatta, katanya, tetap berkiprah sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PAN.

Kemarin, Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi menilai kongres tersebut akan menjadi perang antar besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Hatta) dan besan Ketua MPP PAN Amien Rais (Zulkifli).

"Ini politik besan yang menarik, besan SBY atau besan Amien Rais. Kita tunggu siapa yang menang," kata Hasan Nasbi di kantor CSIS Cyrus Network, Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Siapapun nanti menjadi ketua, bagi Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang terpenting adalah PAN tetap menjaga hubungan baik dengan Muhammadiyah. Ia menilai jajaran pengurus PAN selama ini kurang menjaga hubungan baik dengan Muhammadiyah sehingga banyak warga Muhammadiyah yang kecewa dan tidak memilih PAN pada pemilu lalu.

"Meski PAN bukan Muhammadiyah dan sebaliknya, namun saya mengamati sekarang ini PAN kurang menjaga hubungan baik dengan Muhammadiyah," ujar Din Syamsuddin di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2015).

Meski Muhammadiyah tidak ada hubungan khusus dengan PAN, kata Din, secara sosiologis politis dan berdasarkan pengamatan masyarakat bahwa konstituen PAN itu orang Muhammadiyah.

"Karena itu, kalau warga Muhammadiyah kecewa maka yang rugi adalah PAN sendiri. Ini harus segera disadari," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI