Pekerja Kesehatan Militer Inggris di Sierra Leone Positif Ebola

Ririn Indriani

Jum'at, 13 Maret 2015 | 03:09 WIB
Pekerja Kesehatan Militer Inggris di Sierra Leone Positif Ebola
Ilustrasi Ebola. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pekerja kesehatan militer telah positif Ebola saat bekerja di Sierra Leone dan petugas bandara Freetown mengatakan pasien tersebut akan diterbangkan pulang.

"Sebuah penyelidikan tentang bagaimana pekerja militer tersebut terkena virus itu saat ini sedang berlangsung, termasuk melacak individu yang melakukan kontak terakhir dengan pekerja yang didiagnosis (Ebola) itu sedang dilakukan," kata Otoritas Kesehatan Masyarakat Inggris dalam sebuah pernyataan.

Pejabat bandara mengatakan bahwa sebuah pesawat dijadwalkan mengangkut pasien itu kembali ke Inggris pada tengah malam waktu setempat.

Inggris telah mengirimkan hampir 800 tentara untuk membantu mengatur kampanye untuk mengontrol epidemi di bekas koloninya, Sierra Leone, dan untuk membangun pusat-pusat pengobatan. Selain itu, ratusan pekerja kesehatan nasional secara sukarela membantu di sana.

Dua warga Inggris yang tertular virus itu telah dirawat di rumah sakit Royal Free di London, lokasi yang ditunjuk negara, dan pekerja kesehatan lainnya yang terinfeksi juga telah dirawat di sana.

Tidak diketahui mengapa pasien itu tidak akan dirawat di fasilitas Ebola Inggris di dekat ibukota Freetown yang memiliki bagian khusus yang ditujukan bagi pekerja kesehatan dan staf internasional yang terinfeksi.

Ebola kini telah menewaskan hampir 10 ribu orang di tiga negara terburuk yang terkena dampak virus itu yaitu Guinea, Sierra Leone dan Liberia, serta menginfeksi lebih dari 24.200 orang sejak wabah ini dimulai di Guinea tahun lalu.

Tingkat infeksi baru telah turun dengan cepat dalam beberapa bulan terakhir, dan Liberia pekan lalu mengeluarkan seorang pasien Ebola yang terakhir dari rumah sakit.

Sierra Leone tetap menjadi negara dengan tingkat tertinggi transmisi dan pada 10 Maret masih memiliki 127 pasien di pusat pengobatan Ebola di seluruh negeri, menurut laporan kementerian kesehatan pemerintah.

"Sebuah uji klinis obat eksperimental dari Tekmira Farmasi Corp dijadwalkan dimulai pada Rabu di Sierra Leone," kata yayasan amal kesehatan global Inggris, Wellcome Trust. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyebaran Ebola Bisa Dikendalikan, Sekolah-Sekolah Kembali Buka

Penyebaran Ebola Bisa Dikendalikan, Sekolah-Sekolah Kembali Buka

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 09:38 WIB

Terkini

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Mengapa Nasi di Rice Cooker Cepat Lembek dan Menguning Padahal Baru Dimasak Beberapa Jam?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 17:25 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB

×