Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar

Bella

Minggu, 20 September 2026 | 17:05 WIB
Karhutla di Poso Meluas ke Permukiman, 15 Hektare Lahan dan 2 Rumah Terbakar
Ilustrasi karhutla di Poso. [Freepik/magnific]
baca 10 detik
  • Kebakaran hutan seluas 15 hektare melanda Desa Tampemadoro, Poso, pada Minggu, 20 September 2026.
  • Api merembet cepat ke pemukiman akibat angin kencang, menghanguskan dua rumah warga tanpa korban jiwa.
  • Tim gabungan mengerahkan upaya pemadaman sementara petugas mendata jumlah pengungsi serta kebutuhan peralatan tambahan.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Tampemadoro, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/9/2026). Sedikitnya 15 hektare lahan perkebunan dan dua rumah warga hangus terbakar.

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto mengatakan api awalnya muncul dari kebun milik warga. Kobaran api kemudian cepat meluas akibat tiupan angin kencang hingga mencapai permukiman.

"Api bermula dari kebun milik masyarakat. Akibat tiupan angin yang kencang, kobaran api dengan cepat merambat hingga menjangkau kawasan pemukiman warga," kata Asbudianto melalui laporan tertulis yang diterima di Palu, Minggu.

Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WITA. Namun, laporan resmi baru diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Sulteng sekitar pukul 15.10 WITA.

Hingga Minggu petang, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan dan masih mengancam area di sekitar lokasi.

Asbudianto memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, jumlah warga yang mengungsi akibat rumahnya terdampak masih dalam pendataan petugas.

Tim gabungan yang terdiri atas TRC BPBD Kabupaten Poso, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI-Polri, serta masyarakat dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

"Saat ini tim gabungan masih berjibaku di lapangan untuk melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi titik api. Kami juga terus berkoordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Poso untuk asesmen penanganan dampak," katanya.

Petugas juga membutuhkan sejumlah peralatan tambahan untuk mempercepat proses pemadaman, di antaranya mobil tangki air, mesin pemadam portabel, selang pemadam, tandon penampungan, serta pasokan tangki air tambahan.

baca juga

Pusdalops BPBD Sulteng bersama BPBD Poso masih memantau perkembangan kebakaran dan mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi penyebaran api akibat angin kencang.

Karhutla di Poso menambah panjang daftar kebakaran di Sulawesi Tengah selama musim kemarau.

Data Pusdalops BPBD Sulteng mencatat 120 kejadian karhutla sepanjang Agustus 2026. Secara akumulatif hingga pertengahan September 2026, tercatat 196 kejadian dengan total luas lahan terdampak mencapai 1.552 hektare.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

Gudang Biji Plastik Ludes Terbakar, Truk Ikut Hangus dan Api Nyaris Merambat

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

Rumah di Ujung Menteng Cakung Kebakaran, 40 Personel Damkar Jaktim Dikerahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 09:58 WIB

Gubernur Kaltim Liburkan Sekolah Gara-gara Karhutla, Tapi MBG Tetap Jalan

Gubernur Kaltim Liburkan Sekolah Gara-gara Karhutla, Tapi MBG Tetap Jalan

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 14:20 WIB

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

Malaysia Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla RI: Kirim Pesawat hingga 52 Anggota Pemadam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:08 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 11:17 WIB

Terkini

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

×