Mensos Gendong Bayi Orang Rimba Berumur Tiga Hari

Ruben Setiawan | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2015 | 02:54 WIB
Mensos Gendong Bayi Orang Rimba Berumur Tiga Hari
Mensos Khofifah memakaikan kaos kepada bocah Suku Anak Dalam di Jambi, (13/3). (Antara/Fanny Octavianus)

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menggendong bayi orang rimba yang berumur tiga hari saat mengunjungi pemukiman orang rimba di Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) Kabupaten Sarolangun-Batanghari, Jambi, Jumat (13/3/2015).

Kedatangan Mensos terkait isu nasional tentang kematian beruntun sebelas orang rimba karena kelaparan akibat hutan tempat mereka hidup habis dan menjadi Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola PT Wahana Perintis.

Saat "blusukan" ke pemukiman orang rimba, Mensos disambut tiga temenggung, yakni Temenggung Marituha, Nyenong dan Ngamal. Mensos pun berdiskusi dan mengorek permasalahan yang sedang menimpa orang rimba di Bukit Duabelas itu.

Usai berdiskusi dengan laki-laki orang rimba, Mensos langsung menuju pemukiman "Induk" (Ibu anak-anak rimba) di dalam hutan. "Induk" dan para wanita orang rimba dilarang untuk bertemu dengan orang luar sesuai adat istiadat mereka.

Menteri pun tak banyak bertemu "Induk" orang rimba. Mereka lari ke hutan menghindari orang luar. Di rumah-rumah yang hanya beralas kayu dan beratap terpal, ada bayi yang masih merah berumur tiga hari, tidak diketahui siapa ibu bayi itu.

Saat itu, Mensos menggendong bayi itu, namun sayang momen itu tidak bisa diabadikan karena di lokasi pemukiman wanita-wanita rimba tidak boleh mengambil gambar. Jika ketahuan maka akan didenda 500 kain beserta selemak semanisnya (makanan denda adat).

Bukan hanya itu, Khofifah juga terlihat berbaur dengan anak-anak rimba laki-laki. Bahkan Khofifah memasang satu persatu baju yang merupakan bantuan Kemensos. Rata-rata anak-anak orang rimba tidak memakai baju.

Di kesempatan itu, Mensos juga memberikan uang santunan untuk ahli waris yang ditinggalkan dan mengucapkan belasungkawa. Tidak hanya itu, sembako dan rokok juga diserahkan kepada seluruh orang rimba di kelompok tiga temenggung yang sedang mengalami krisis pangan.

Terkait permintaan orang rimba soal kebutuhan lahan perkebunan HTI untuk menghidupi anak-cucu mereka, Mensos berjanji akan mengupayakan itu. Namun jika lahan sudah siap diberikan kepada orang rimba, salah satu temenggung harus menandatangani surat perjanjian dengan perusahaan.

"Tapi jika nanti disahkan, salah satu temenggung harus ada yang menandatangani perjanjian penyerahan HTI itu ya, perjanjian itu supaya kita bisa mendapatkan lahan untuk bercocok tanam," kata Khofifah.

Khofifah juga menawarkan agar anak-anak orang rimba bisa bersekolah, namun orang rimba tidak mau anak mereka sekolah di luar hutan. Mensos pun berupaya mendatangkan guru sesuai konsep dibuat oleh KKI WARSI.

Sementara itu, Koordinator Kajian Unit Suku-Suku KKI WARSI, Kristiawan menyambut baik upaya yang akan dilakukan Menteri Sosial bagi orang rimba Bukit Duabelas. Pemberian lahan perkebunan untuk orang rimba adalah untuk menghindari mereka dari kesulitan pangan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:39 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Usai Lebaran, Mensos Ingatkan Persiapan Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat

Usai Lebaran, Mensos Ingatkan Persiapan Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:30 WIB

Mensos Gus Ipul: Perpustakaan Ujung Tombak Literasi Siswa Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul: Perpustakaan Ujung Tombak Literasi Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:00 WIB

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:26 WIB

Mensos Gus Ipul  Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam

Mensos Gus Ipul Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Gorontalo dan Pagar Alam

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:30 WIB

Mensos: Proses Belajar Sekolah Rakyat Lampung Berjalan Baik, Gedung Permanen Segera Disiapkan

Mensos: Proses Belajar Sekolah Rakyat Lampung Berjalan Baik, Gedung Permanen Segera Disiapkan

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:00 WIB

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB