BNPT: Larang Semua WNI Bepergian ke Turki dan Suriah

Doddy Rosadi

Rabu, 18 Maret 2015 | 06:40 WIB
BNPT: Larang Semua WNI Bepergian ke Turki dan Suriah
Irfan Idris. (suara.com/Doddy Rosadi)

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme meminta pemerintah melarang semua Warga Negara Indonesia yang akan bepergian ke Turki dan Suriah. Juru bicara BNPT, Irfan Idris mengatakan, langkah ini merupakan salah satu cara untuk mencegah WNI bergabung dengan kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Saat ini WNI yang pergi ke Suriah itu hanya karena dua pilihan. Pertama menjadi pejuang ISIS dan kedua hijrah ke wilayah yang dikuasai ISIS. Salah satu cara untuk bisa masuk ke Suriah antara lain melalui Turki. Biasanya mereka ikut dalam tur perjalanan ke Turki dan secatra diam-diam memisahkan diri,” kata Irfan dalam wawancara khusus dengan suara.com, Selasa (17/3/2015).

Irfan menambahkan, BNPT tidak bisa memantau semua warga negara yang akan bepergian ke Timur Tengah dan mengetahui motif mereka pergi ke sana. Karena itu, perlu upaya khusus untuk mencegah WNI meninggalkan Indonesia dan bergabung dengan ISIS.

“Ini bukan hanya masalah BNPT tetapi juga harus melibatkan pihak lain. Kami meminta bantun tokoh agama untuk memberikan pemahamam tentang jihad yang benar di dalam agama Islam,” ungkapnya.

Sebelumnya, 16 WNI ditangkap di Turki ketika akan memasuka kota yang berbatasan dengan Suriah. Sementara itu, 16 WNI lainnya menghilang ketika mereka memisahkan dari rombongan wisatawan di Turki. 16 WNI yang ditangkap di Turki itu diyakini akan bergabung dengan ISIS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Takut Perang, Anggota ISIS Menyamar Jadi Perempuan

Takut Perang, Anggota ISIS Menyamar Jadi Perempuan

News | Selasa, 17 Maret 2015 | 06:23 WIB

Terkini

Jember Mau Utang Rp786 Miliar, PDIP Ngamuk dan Boikot Sidang Paripurna

Jember Mau Utang Rp786 Miliar, PDIP Ngamuk dan Boikot Sidang Paripurna

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 08:47 WIB

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 08:35 WIB

Pembunuhan di Rumah Miring: Misteri Ruang Tertutup yang Menguji Logika

Pembunuhan di Rumah Miring: Misteri Ruang Tertutup yang Menguji Logika

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 08:35 WIB

Berapa Bulan Sekali AC Harus Dicuci? Ini Aturannya agar Listrik Tidak Membengkak!

Berapa Bulan Sekali AC Harus Dicuci? Ini Aturannya agar Listrik Tidak Membengkak!

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 08:35 WIB

Pemerintah Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP, Peternak Kecil Dapat Harga Rp5.000/Kg

Pemerintah Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP, Peternak Kecil Dapat Harga Rp5.000/Kg

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 08:31 WIB

Antrean Truk Mengular dan Harga Gas Melonjak, Pertamina Harus Beri Penjelasan!

Antrean Truk Mengular dan Harga Gas Melonjak, Pertamina Harus Beri Penjelasan!

Sulsel | Selasa, 08 September 2026 | 08:29 WIB

Titik Api 500 Meter dari Akses Utama, Helikopter TNI AU Dikerahkan Padamkan TPA Galuga

Titik Api 500 Meter dari Akses Utama, Helikopter TNI AU Dikerahkan Padamkan TPA Galuga

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 08:27 WIB

Dari MPP hingga Zona Integritas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik

Dari MPP hingga Zona Integritas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik

News | Selasa, 08 September 2026 | 08:27 WIB

21 Perusahaan Terlibat Karhutla Didesak Diproses Hukum, Satu di Riau

21 Perusahaan Terlibat Karhutla Didesak Diproses Hukum, Satu di Riau

Riau | Selasa, 08 September 2026 | 08:26 WIB

Beras Premium Mulai Langka, Bulog Distribusi 75.000 Ton ke Ritel Modern

Beras Premium Mulai Langka, Bulog Distribusi 75.000 Ton ke Ritel Modern

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 08:24 WIB

×