Pimpinan DPRD Tandatangani Petisi Tolak Komunikasi "Toilet" Ahok

Siswanto, Bagus Santosa

Minggu, 22 Maret 2015 | 11:11 WIB
Pimpinan DPRD Tandatangani Petisi Tolak Komunikasi "Toilet"  Ahok
Petisi menolak gaya komunikasi blak-blakan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik dan anggota DPRD Fajar Sidik turut menandatangani petisi penolakan terhadap gaya komunikasi politik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang selalu blak-blakan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (22/3/2015).

"Saya kira kan ini temanya (aksi penolakan Basuki) bagus, memang etika gubernur harus dijaga. Kata-kata yang digunakan harus dipilih, apalagi dia sebagai gubernur," kata politisi Partai Gerindra.

Terkait dengan kehadirannya di acara pengumpulan petisi penolakan terhadap Ahok di Bundaran Hotel Indonesia, Taufik mengaku hanya kebetulan saja melintas di sana. Begitu melihat ada acara tersebut, ia pun tertarik untuk turut serta memberikan tanda tangan.

Taufik mengatakan mendukung aksi tersebut agar Ahok lebih menjaga cara berkomunikasi di depan publik.

Fajar juga mengaku hadir di acara pengumpulan petisi hanya kebetulan. Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan saat itu sedang olahraga.

Adik almarhum Ustadz Jeffry Al Bukhori alias Uje itu menilai aksi ini menjadi salah satu bukti bahwa tidak semua warga Jakarta suka dengan cara berkomunikasi yang ditunjukkan Ahok.

"Masyarakat perlu diluruskan juga karena tidak melihat kenyataan yang ada. Dari sini terlihat tidak semua warga Pro Ahok (Basuki)," kata Fajar.

Tanda tangan untuk mendukung petisi menolak gaya komunikasi Ahok dibubuhkan ke dalam kain sepanjang lima meter yang dibentangkan oleh mahasiswa-mahasiswi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jakarta.

Kehadiran dua anggota dewan itu sempat menarik perhatian masyarakat. Beberapa warga terlihat meminta foto bersama mereka.

Aksi pengumpulan tanda tangan semakin menarik perhatian dengan hadirnya 20 mahasiswi bergincu. Mereka mengenakan kaos bertuliskan "Save Ahok (tanda coret) Jakarta."

Mahasiswi ini juga membagikan bunga mawar dan stiker bertuliskan Save Jakarta.

Sebelumnya Ahok minta maaf karena kata-kata kasar yang disampaikannya ketika berbicara di salah satu stasiun televisi swasta.

"Kalau orang yang merasa tersinggung atau merasa tidak suka perkataan saya membawa bahasa toilet, ya saya minta maaf," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2015).

Ahok punya alasan kenapa mengatakan bahasa toilet di TV. Ia menyampaikan hal itu sebagai bentuk akumulasi atas kekecewaannya selama ini terhadap praktek kemunafikan yang dicontohkan kebanyakan pemimpin di Indonesia.

"Tapi kalau kamu hidup di tengah-tengah masyarakat yang begitu miskin, sementara oknum pejabat nyolong uang gila-gilaan dan dengan santun gaya bahasa agama, kamu muak nggak kira-kira?" kata Ahok.

Ia mengaku kata-kata yang disampaikannya sebenarnya belum seberapa kalau dibandingkan dengan ungkapan sesungguhnya atas kekecewaannya terhadap berbagai bentuk penyimpangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok: DPRD Gengsi

Ahok: DPRD Gengsi

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 00:00 WIB

Terkini

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:09 WIB

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:07 WIB

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:04 WIB

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:00 WIB

×