Takut ISIS, Syiah Afghanistan Minta Bantuan Musuh

Ardi Mandiri

Senin, 23 Maret 2015 | 00:41 WIB
Takut ISIS, Syiah Afghanistan Minta Bantuan Musuh
Salah satu sandera yang akan dipenggal oleh ISIS. (YouTube)

Suara.com - Kelompok Syiah Afganishtan Hazara meminta dukungan kepada pemberontak Taliban, yang sejatinya telah membunuh ribuan kelompok Hazara dalam selama 1990-an, lantaran takut akan ancaman ISIS. Permintaan tersebut dilangsungkan dalam dialog antara Syiah Afghanistan dan Taliban, pada Minggu (22/3/2015) waktu setempat.

Menurut salah satu tetua Hazara Abdul Khaliq Yaqubi, dalam dialog itu, para komandan Taliban setuju untuk memberikan bantuan kepada mereka.

"Taliban setuju untuk memberikan bantuan," kata Yaqubi.

Adapun dalam satu bulan terakhir, dua kelompok wisatawan Hazara diculik oleh beberapa lelaki yang diduga telah menyatakan janji setia kepada ISIS.

Kesepakatan antara kedua belah pihak yang sebelumnya berseberangan ini menggambarkan kecemasan di Afghanistan akan hadirnya ISIS di negara yang selama 10 tahun lebih terlibat perang dengan Taliban.

Sebelumnya pada Minggu (15/3/2015) lalu, sekelompok orang bersenjata menghentikan dua mobil di wilayah Jaghori di Provinsi Ghazni, yang dihuni oleh kaum Hazara dan menculik delapan penumpang yang ada di dalamnya. Setelah kejadian itu, tujuh orang segera dibebaskan oleh penculik.

Penculikan ini sendiri terjadi seminggu setelah beberapa orang berpenutup muka dan bersenjata menyandera 30 orang Hazara yang dibawa dari dua bus di Provinsi Zabul.

Walau belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas kejadian ini, mayoritas orang Hazara meyakini ISI berada di balik peristiwa itu.

Belum ada sandera yang dibebaskan walau pasukan keamanan Afghanistan telah melakukan operasi penyelamatan. Dan pada minggu lalu, ratusan orang Hazara melakukan protes di ibu kota provinsi Ghazni agar sandera bisa segera dibebaskan.

Kecemasan atas hadirnya ISIS ini membuat para tetua Ghazni, dari tiga desa di wilayah Jaghori, memutuskan melakukan pertemuan yang tidak biasa dengan pemimpin lokal Taliban.

"Taliban tidak menculik saudara-saudara Hazara kami di masa lampau dan kami tahu bahwa mereka juga melawan IS," kata anggota dewan provinsi Ghazni Hasan Reza Yousufi.

Menurut para pengamat, ancaman ISIS semakin meningkat di Afghanistan karena kurangnya personel militer dan pecahnya kelompok Taliban di negara tersebut.

Wakil Gubernur Provinsi Ghazni, Mohammad Ali Rahmadi, juga mengkhawatirkan ketakutan-ketakutan ini akan mempengaruhi warganya secara psikologis.

"Apakah ISIS ada atau tidak, dampak psikologis ketakutan ini berbahaya untuk Provinsii Ghazni, yang menjadi tempat tinggal berbagai etnis. Ini akan meningkatkan ketegangan," kata Mohammad Ali Rahmadi kepada Reuters.

Sementara itu, banyak laporan mengatakan bahwa para pejuang yang mengklaim diri sebagai ISIS telah muncul di Afghanistan sejak musim panas lalu. Pertempuran juga telah terjadi antara pejuang yang setia kepada IS itu dan tentara Taliban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Situs yang Dikelola Terduga ISIS sudah Tak Bisa Diakses

Situs yang Dikelola Terduga ISIS sudah Tak Bisa Diakses

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 21:07 WIB

Khofifah Ajak Muslimat NU Kerja Sama Tangkal Ajaran ISIS

Khofifah Ajak Muslimat NU Kerja Sama Tangkal Ajaran ISIS

News | Minggu, 22 Maret 2015 | 19:16 WIB

Terkini

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

×