Saksi Akui Bos Sentul City Pernah Ketemu Hakim Timur Manurung

Siswanto | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 25 Maret 2015 | 18:04 WIB
Saksi Akui Bos Sentul City Pernah Ketemu Hakim Timur Manurung
Pintu ruang kerja Bupati Bogor Rachmat Yasin disegel KPK (ANTARA FOTO/Jafkhairi)

Suara.com - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kembali melanjutkan agenda sidang perkara korupsi yang melibatkan Presiden Direktur PT Sentul City, Kwee Cahyadi Kumala alias Swie Teng, Rabu (25/3/2015).

Dalam sidang lanjutan dengan agenda meminta keterangan saksi tersebut, orang kepercayaan Cahyadi, Robin Zulkarnain, dihadirkan. Dalam sidang, Robin mengaku pernah ada pertemuan antara Cahyadi dan Hakim Muda Bidang Pengawasan, Timur Manurung.

"Ada pertemuan di Hotel Sultan kira-kira sebanyak dua kali antara Pak Cahyadi dengan Hakim Timur," kata Robin di Pengadilan Tipikor, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/2015).

Namun, dia tidak mengetahui isi dari pertemuan kedua orang tersebut. Diduga pertemuan tersebut agar Hakim Timur Manurung bisa membantu Cahyadi dalam perkara dugaan korupsi alih fungsi hutan di Kabupaten Bogor yang telah menjerat Bupati Bogor Rachmat Yasin (sekarang mantan) dan perwakilan PT Bukit Jonggol Asri Yohan Yap.

"Saya tidak tahu. Yang saya tahu beliau bertemu dan minum Wine (anggur). Kebetulan mereka berdua teman seiman, teman gereja," Robin menambahkan.

Pertemuan yang berlangsung dua kali di Hotel Sultan, katanya, terjadi sebelum Cahyadi ditangkap KPK.

"Setahu saya, setelah (Cahyadi) ditangkap tidak ada pertemuan lagi," katanya.

Seperti diketahui, dalam kasus ini, Timur sudah pernah diperiksa KPK sebagai saksi untuk Cahyadi pada Januari 2015. Adapun, penetapan Cahyadi sebagai tersangka merupakan pengembangan kasus alih fungsi hutan di Kabupaten Bogor yang menjerat Yasin dan Yohan Yap.

Cahyadi diduga bersama-sama Yohan menyuap Yasin agar rekomendasi tukar menukar kawasan hutan yang diajukan PT BJA segera diterbitkan.

Nama Cahyadi disebut dalam surat dakwaan perwakilan PT BJA bernama Yohan Yap. Dalam dakwaan tersebut, sekitar Januari 2014, Cahyadi meminta bantuan kepada Yasin agar rekomendasi tukar-menukar kawasan hutan yang diajukan PT BJA segera diterbitkan.

Untuk memuluskan konversi hutan itu, Yohan dari PT Bukit Jonggol Asri diduga menyuap Yasin Rp4,5 miliar untuk mendapatkan surat rekomendasi alih fungsi hutan menjadi lahan perumahan komersial dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berhentikan Rachmat Yasin 'Dengan Hormat', Mendagri:  Salah Ketik

Berhentikan Rachmat Yasin 'Dengan Hormat', Mendagri: Salah Ketik

News | Jum'at, 19 Desember 2014 | 18:05 WIB

Siang Ini, Penyidik KPK Geledah Kantor Kemenhut

Siang Ini, Penyidik KPK Geledah Kantor Kemenhut

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 14:32 WIB

Mantan Bupati Bogor Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Bogor Dituntut 7,5 Tahun Penjara

News | Kamis, 06 November 2014 | 17:36 WIB

Penyidik KPK Periksa Bupati Bogor Non Aktif

Penyidik KPK Periksa Bupati Bogor Non Aktif

News | Selasa, 04 November 2014 | 13:48 WIB

Usut Kasus Bos Sentul City, KPK Panggil Banyak Saksi

Usut Kasus Bos Sentul City, KPK Panggil Banyak Saksi

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 11:28 WIB

Berkelahi Di Tahanan, Akil Mochtar dan Rachmat Yasin Kena Skors

Berkelahi Di Tahanan, Akil Mochtar dan Rachmat Yasin Kena Skors

News | Senin, 11 Agustus 2014 | 15:48 WIB

Terkini

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

Puan Maharani: WFH ASN Jangan Sampai Melambatkan Pelayanan kepada Rakyat

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:58 WIB

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

Penampakan Puing Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 14 Bangunan Hancur dan Hangus Dilalap Api

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:56 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

Gempa M 7,6 Guncang Sulut dan Malut, Presiden Prabowo Instruksikan Evakuasi Secepat Mungkin!

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

Iran Balas Dendam dengan Targetkan Helikopter AS di Kuwait dan Sistem Radar Canggih Milik Israel

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:38 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

Pemerintah Susun Peta Jalan Penyelesaian HAM Berat, Tekankan Pentingnya Permintaan Maaf Negara

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:34 WIB

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

Giliran Rumah Ono Surono di Indramayu Digeledah KPK

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:33 WIB

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple  Target Selanjutnya

Iran Hancurkan Infrastuktur Cloud AWS di Bahrain! Google, Microsoft dan Apple Target Selanjutnya

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:25 WIB

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

KPK Bantah Minta CCTV Rumah Ono Surono Dimatikan Saat Penggeledahan

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:14 WIB

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

Rismon Bandingkan Diri dengan Einstein: 'Ilmuwan Saja Bisa Revisi, Kenapa Saya Dicap Pembelot?'

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:12 WIB