Laporan Medis RS Singapura: Siswa JIS Tak Alami Kekerasan Seksual

Doddy Rosadi

Jum'at, 27 Maret 2015 | 06:34 WIB
Laporan Medis RS Singapura: Siswa JIS Tak Alami Kekerasan Seksual
Ilustrasi: JIS. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Dugaan rekayasa dalam kasus kekerasaan seksual di Jakarta International Scholl (JIS) semakin menguat. Ini menyusul laporan dari RS Singapura yang menyatakan anus AL (siswa yang diduga menjadi korban kekerasan seksual) normal.

Laporan medis Rumah Sakit KK Woman’s and Children’s Hospital di Singapura itu juga menyatakan, AL tidak pernah mengalami kekerasan seksual. Laporan itu  sudah dilengkapi dengan dokumen asli Putusan High Court of Singapore atau Order of Court Nomor: S 779/2014 tanggal 11 Februari 2015 yang menyebut anus AL normal atau tidak ada ciri-ciri sodomi. Hasil pemeriksaan medis ini dilakukan oleh Tim Dokter di RS Singapura meliputi ahli bedah, ahli anastesi dan ahli psikologi.

Pemeriksaan dilakukan melalui proses anuskopi lengkap sehingga anak harus dibius total (anastesi) terlebih dahulu sehingga bagian dalam anus dapat terlihat jelas. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan akurasi dari hasil pemeriksaan terhadap anak. Tindakan ini tidak dilakukan oleh dokter di Indonesia karena mereka tidak melakukan bius kepada anak sehingga tidak mungkin dilakukan pemeriksaan anuskopi secara lengkap.

Dalam surat elektronik yang diterima suara.com, Kamis (26/3/2015), hal ini dibenarkan oleh dua ahli kedokteran bernama dr. Ferryal Basbeth dan dr. David Wells sebagai ahli di bawah sumpah yang memberikan keterangan di depan Persidangan perkara aquo.

Mereka telah menjelaskan istilah-istilah medis yang tercantum dalam isi laporan Rumah Sakit Singapura tersebut dan dua  ahli tersebut membenarkan bahwa tindakan anuskopi dilakukan dengan memasukkan alat bivalve ke anus anak setelah dibius total terlebih dahulu.

Mahareksha Dillon, salah satu tim kuasa hukum dua tersangka kasus JIS, Neil dan Ferdi mengatakan, “Laporan medis ini jelas menunjukkan bahwa anak tersebut tidak mengalami kekerasan seksual. Fakta ini seharusnya jelas menjadi bukti bahwa kedua guru tersebut tidak melakukan kekerasan seksual kepada si anak.”

Mahareksha menambahkan selain fakta medis, tuduhan tentang tempat kejadian kasus tersebut juga sangat tidak masuk akal. Ketiga anak yang dikatakan disakiti di toilet dan lantai dua kantor administrasi yang katanya ada ruang rahasia. Toilet yang dekat kelas anak-anak tersebut sangatlah ramai pada pagi hari dan jam istirahat, dan lorongnya terlihat dari luar.

Sedangkan di lantai dua ruang guru di dalam gedung administrasi adalah area para guru rapat dan makan siang, sehingga selalu ramai dengan puluhan orang pada jam sekolah dan istirahat.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukungan kepada Petugas Kebersihan JIS Terus Mengalir

Dukungan kepada Petugas Kebersihan JIS Terus Mengalir

News | Kamis, 19 Maret 2015 | 10:27 WIB

Komnas HAM Minta Kompolnas Usut Kasus JIS

Komnas HAM Minta Kompolnas Usut Kasus JIS

News | Kamis, 05 Februari 2015 | 18:27 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kasus JIS Dilaporkan ke Kompolnas

Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kasus JIS Dilaporkan ke Kompolnas

News | Rabu, 28 Januari 2015 | 11:12 WIB

Dokter RSPI Ungkap Fakta Baru dalam Kasus Sodomi di JIS

Dokter RSPI Ungkap Fakta Baru dalam Kasus Sodomi di JIS

News | Sabtu, 24 Januari 2015 | 07:52 WIB

Menguat, Dugaan Rekayasa dalam Kasus Sodomi di JIS

Menguat, Dugaan Rekayasa dalam Kasus Sodomi di JIS

News | Rabu, 21 Januari 2015 | 15:41 WIB

Peradi: Saksi Ahli Tidak Kompeten Berbahaya bagi Penegakan Hukum

Peradi: Saksi Ahli Tidak Kompeten Berbahaya bagi Penegakan Hukum

News | Senin, 19 Januari 2015 | 14:32 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×