Pengamat: Tidak Ada UU yang Atur Gaya Komunikasi Kepala Daerah

Doddy Rosadi

Selasa, 31 Maret 2015 | 09:19 WIB
Pengamat: Tidak Ada UU yang Atur Gaya Komunikasi Kepala Daerah
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta sebaiknya tidak mempersoalkan gaya komunikasi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok),

"Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta sebaiknya fokus pada hal-hal yang menjadi ranahnya, yakni segala sesuatu yang terkait dengan kekuasaan pejabat dan kepentingan publik serta layak dicurigai," kata  pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Victor Silaen.

Pernyataan Victor menyikapi rencana Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta yang akan melibatkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berkenaan dengan ucapan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di salah satu stasiun televisi nasional yang dianggap kurang santun.

Ia mengatakan langkah Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta mempersoalkan gaya komunikasi Ahok di stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu dan akan melibatkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menyelidikinya, tidak memiliki relevansi dengan tujuan awal penyelidikan RAPBD.

"Sebenarnya yang hendak mereka selidiki itu soal Rancangan APBD (RAPBD, red.) atau gaya komunikasinya Ahok. Kalau RAPBD, sebaiknya diteruskan sampai tuntas sehingga betul-betul terbukti nanti siapa yang bersalah dan apa saja kesalahannya," kata dia.

Terlebih, kata Victor, Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta menyebut gaya komunikasi Ahok yang dipandang tidak santun itu, menyangkut soal etika.

"Gaya komunikasi ini bukan soal etika, melainkan etiket. Etika itu berhubungan dengan bagaimana Ahok menggunakan kekuasaan yang dimilikinya dan kebijakan yang dibuatnya sebagai Gubernur DKI, sedangkan etiket itu menyangkut tata-krama pergaulan," kata Victor.

Menurut dia, tidak ada undang-undang yang mengatur soal tata-krama pergaulan kepala daerah sehingga Ahok disimpulkan sudah melanggar undang-undang. Selain itu penyelidikan RAPBD dengan etiket Gubernur DKI Jakarta dipandang tidak memiliki relevansi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awal April, Ahok Pastikan Pergub soal APBD Rampung

Awal April, Ahok Pastikan Pergub soal APBD Rampung

News | Selasa, 31 Maret 2015 | 04:11 WIB

Hasil Panitia Angket DPRD: Ahok Melanggar

Hasil Panitia Angket DPRD: Ahok Melanggar

News | Senin, 30 Maret 2015 | 20:49 WIB

Ahok Tidak Suka Surat Terbuka Jaya Suprana

Ahok Tidak Suka Surat Terbuka Jaya Suprana

News | Senin, 30 Maret 2015 | 20:14 WIB

Ahok Tak Setuju Depo Monorel Dibangun di Atas Waduk Setiabudi

Ahok Tak Setuju Depo Monorel Dibangun di Atas Waduk Setiabudi

News | Senin, 30 Maret 2015 | 19:29 WIB

Ahok Persilakan PNS yang Mau Mundur Karena Perubahan Gaji

Ahok Persilakan PNS yang Mau Mundur Karena Perubahan Gaji

News | Senin, 30 Maret 2015 | 19:08 WIB

Didemo karena Namai Sapi Betawi, Ahok: Di Mana Rasisnya?

Didemo karena Namai Sapi Betawi, Ahok: Di Mana Rasisnya?

News | Senin, 30 Maret 2015 | 18:59 WIB

Terkini

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×