Pelaku Bom Maraton Boston Divonis Bersalah

Ruben Setiawan

Kamis, 09 April 2015 | 09:11 WIB
Pelaku Bom Maraton Boston Divonis Bersalah
Pelaku bom Maraton Boston, Dzhokhar Tsarnaev. (Reuters)

Suara.com - Dzokhar Tsarnaev, terdakwa kasus pengeboman di Maraton Boston, Massachussets, Amerika Serikat, yang menewaskan tiga orang dan melukai 264 lainnya, dinyatakan bersalah pada hari Rabu (8/4/2015) waktu setempat. Kini dewan juri akan memutuskan apakah Dzokhar pantas mendapat hukuman mati.

Dzokhar, (21), adalah satu dari dua bersaudara asal Chechnya yang meledakkan bom panci rakitan di kerumunan acara Maraton Boston, 15 April 2013 silam. Dalam sebuah pesan yang ia tinggalkan di dalam perahu tempatnya bersembunyi, Dzokhar menyebut aksinya sebagai balasan atas invasi militer AS ke negara-negara Islam.

Setelah melakukan pembicaraan selama 11 jam dalam kurun waktu dua hari, juri pengadilan menyatakan Dzhokhar bersalah atas 30 dakwaan yang diarahkan padanya. Mendengar putusan yang dibacakan, Dzokhar berdiri mematung tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Ruang sidang dipenuhi para korban selamat dari bom tersebut. Dua diantaranya adalah ayah dan ibu dari Martin Richard, bocah 8 tahun yang tewas dalam ledakan.

Pascaputusan, Karen Brassard, perempuan yang terluka parah pada bagian kaki karena terkena bom, mengatakan puas melihat emosi datar yang ditunjukkan Dzhokhar.

Ledakan pada 15 April tersebut menewaskan manajer restoran bernama Krystle Campbell, (29), siswi pertukaran pelajar Lingzi Lu, (23), dan Martin Richard (8). Dzhokhar juga terbukti bersalah atas pembunuhan polisi Massachussetts of Institute Technology, Sean Collier, (26).

Penjara seumur hidup atau hukuman mati?

Setelah dinyatakan bersalah, persidangan memasuki fase kedua di mana para jaksa penuntut umum dan pengacara Dzhokhar akan menghadirkan sejumlah saksi lain. Juri akan menentukan, apakah akan memberikannya hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Pengacara Dzhokhar tampaknya akan berupaya menunjukkan bahwa Tamerlan Tsarnaev, mendiang kakak Dzhokhar yang berusia 26 tahun adalah sosok yang mempengaruhi Dzokhar untuk melakukan serangan bom. Mereka berharap ini dapat meringankan hukuman Dzhokhar. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×