Pencetak Upal Rp16 T Ditangkap, TSK Manfaatkan Perdagangan Bebas

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 09 April 2015 | 13:59 WIB
Pencetak Upal Rp16 T Ditangkap, TSK Manfaatkan Perdagangan Bebas
Bareskrim Polri merilis kasus uang palsu di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (9/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap kasus peredaran uang palsu dengan senilai Rp16 triliun. Kasus terungkap setelah polisi membekuk empat orang yang kini sudah dijadikan tersangka.

"Pengungkapan ini dilakukan secara bertahap sejak 25 Februari 2015 hingga akhir Maret lalu. Uang palsu ini diperoleh dari empat tersangka," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Besar Viktor Simanjuntak di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2015).

Keempat tersangka, yakni Asep Abdul Fathi yang berperan sebagai pencetak, Tohir sebagai pemodal, M Musa Suhi dan Mad Mahdi sebagai pengedar. Para tersangka tersebut berasal dari Bogor dan Tangerang Selatan.

"Menurut keterangan tersangka, pada 2015 akan perdagangan bebas. Dengan banyaknya orang asing di Indonesia mereka menganggap uang palsu asing akan menguntungkan," kata Viktor.

Barang bukti uang palsu yang disita petugas ada sembilan jenis mata uang.

"Dolar Amerika, dolar Singapura, ringgit Malaysia, Kanada, Brunei Darussalam, Belanda, Euro, Hongkong, dan Jerman. Jumlahnya berbeda-beda, tetapi secara keseluruhan 16 triliunan," katanya.

Adapun modus operandi tersangka, kata Viktor, mereka mempunyai agen-agen yang mencari pembeli uang. Para pembeli, kata dia, biasanya tidak mengetahui bahwa uang yang dijual merupakan uang palsu.

Dimana keberadaan agen, hingga saat ini belum dapat diketahui.

"Sementara terkait agen-agen, para tersangka tidak mau mengungkapkan," kata dia.

Para tersangka dikenai Pasal 244 KUHP; 245 KUHP; juncto 55 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lemas, Dua PSK Dibayar Pakai Uang Palsu, Lalu Lapor Polisi

Lemas, Dua PSK Dibayar Pakai Uang Palsu, Lalu Lapor Polisi

News | Minggu, 29 Maret 2015 | 11:06 WIB

Ternyata, Uang Palsu Masih Bebas Beredar di Jakarta

Ternyata, Uang Palsu Masih Bebas Beredar di Jakarta

Your Say | Selasa, 14 Oktober 2014 | 15:07 WIB

Peredaran Uang Palsu Masih Marak, BI: Kami Siap Menekan

Peredaran Uang Palsu Masih Marak, BI: Kami Siap Menekan

Bisnis | Kamis, 07 Agustus 2014 | 21:00 WIB

Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Upal

Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Upal

News | Senin, 23 Juni 2014 | 11:06 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×