Pembuat Uang Palsu 16 Triliun Pakai Agen untuk Edarkan ke Korban

Siswanto, Nikolaus Tolen

Kamis, 09 April 2015 | 14:32 WIB
Pembuat Uang Palsu 16 Triliun Pakai Agen untuk Edarkan ke Korban
Direktur Ditipidesus Mabes Polri Kombes Viktor Simanjuntak rilis kasus pengungkapan uang palsu [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Mabes Polri membekuk empat tersangka pemodal, pembuat, dan pengedar uang palsu senilai lebih dari Rp16 triliun. Dari pengakuan para tersangka, mereka menggunakan jasa agen untuk mengedarkan uang-uangan itu.

"Mereka tidak jual sendiri sebenarnya, karena mereka punya semacam agen, kaki tangan. Agen menginformasikan ke korban, kalau setuju uangnya baru diperlihatkan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Mabes Polri Komisaris Besar Viktor Simanjuntak di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2015).

Meskipun sudah menangkap empat tersangka, polisi belum berhasil menemukan kaki tangan yang berperan sebagai agen pengedar.

"Agennya ini belum bisa kita dapatkan hingga saat ini, karena para tersangka tidak mau mengungkapkannya," kata Viktor.

Terkait dengan berapa orang yang sudah menjadi korban peredaran uang palsu ini, Viktor belum bisa memastikannya.

"Kita belum bisa pastikan, tetapi kasus ini sudah langsung terungkap sehingga belum banyak yang beredar," kata Viktor.

Ada sembilan jenis mata uang yang mereka palsukan, di antaranya dolar Amerika, dolar Singapura, ringgit Malaysia, Euro.

"Mereka tidak menawarkan muluk-muluk, yang penting dapat uang," kata Viktor.

Keempat tersangka, yakni Asep Abdul Fathi berperan sebagai pencetak, Tohir sebagai pemodal, M Musa Suhi, dan Mad Mahdi sebagai pengedar. Para tersangka berasal dari Bogor dan Tangerang Selatan.

"Menurut keterangan tersangka, pada 2015 akan perdagangan bebas. Dengan banyaknya orang asing di Indonesia mereka menganggap uang palsu asing akan menguntungkan," kata Viktor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencetak Upal Rp16 T Ditangkap, TSK Manfaatkan Perdagangan Bebas

Pencetak Upal Rp16 T Ditangkap, TSK Manfaatkan Perdagangan Bebas

News | Kamis, 09 April 2015 | 13:59 WIB

Bareskrim Ungkap Uang Palsu

Bareskrim Ungkap Uang Palsu

Foto | Kamis, 09 April 2015 | 13:34 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×