Insiden Penumpang Gelap, GM Bandara Sultan Syarif Kasim Dicopot

Esti Utami

Kamis, 09 April 2015 | 15:20 WIB
Insiden Penumpang Gelap, GM Bandara Sultan Syarif Kasim Dicopot
Ilustrasi roda pesawat. (Shutterstock)

Suara.com - PT Angkasa Pura II memastikan, General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru, Riau, Slamet Samiaji bakal dicopot dari jabatannya menyusul insiden penyusupan Mario Steven Ambarita ke ruang roda pesawat Garuda hingga tertangkap di Cengkareng, Banten, SElasa (7/4/2015).

"Iya benar, baru satu pencopotan itu yang sudah diumumkan. Besok rencananya pelantikannya pejabat yang baru," kata Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura (AP) II, Joko Muriatmojo, pada jumpa pers di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Kamis (9/4/2015).

Ia mengatakan belum tahu persis siapa yang akan menjabat General Manajer (GM) Bandara SSK II untuk menggantikan Slamet Samiaji, yang sebenarnya juga baru sekitar seminggu di jabatan itu. "Saya kurang tahu siapa orangnya, penggantinya dari Jakarta," ujar Joko.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga akan mengevaluasi secara internal, khususnya bagian keamanan, atas kasus "penyusupan" Mario di Bandara Pekanbaru. Investigasi dilakukan oleh tim AP II dari Jakarta untuk menyoroti dugaan telah terjadinya pelanggaran prosedur pengamanan.

"Tim AP II akan melihat apakah terjadi deviasi dalam ketentuan bidang keamanan. Standar prosedur operasi juga akan dilihat, termasuk juga fasilitas bandara, personelnya dan juga cara bekerjanya," kata Joko.

Menurut dia, AP II tidak memasang batas waktu evaluasi tersebut namun akan diusahakan selesai secepatnya untuk mendapatkan rekomendasi dalam pengambilan keputusan terkait masalah tersebut. "Kalau itu sudah ketahuan, maka baru kita bisa melakukan kesimpulan dan tindakan kepada pegawai yang mungkin lalai. Sekarang, kita belum tahu siapa yang lalai," ujarnya.

Ia menambahkan, kasus penyusupan Mario juga diinvestigasi oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil dari Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Menurut dia, investigasi dari PPNS Kemhub selaku regulator akan melihat apakah perlu adanya regulasi keamanan penerbangan yang perlu disempurnakan. "Karena kasus ini akan jadi bahan perbaikan ke depan," katanya.

Ia mengatakan tim PPNS Kemhub juga menangani langsung untuk menindak Mario sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. "Karena tindakan Mario merupakan tindak pidana," ujarnya.

Mario yang merupakan warga asal Rokan Hilir, Riau, ditemukan petugas bandara saat pesawat parkir di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Mario berjalan terhuyung-huyung. Kondisi fisiknya sangat lemah. Petugas langsung membawanya ke klinik kesehatan terminal 2 Bandara. Dia juga sempat ditahan sementara di Polres Bandara untuk pemeriksaan.

Aksi nekat Mario Steven Ambarita menghebohkan publik pada Selasa (7/4), setelah pria berusia 21 tahun itu membobol keamanan ketat Bandara SSK II Pekanbaru hinggak masuk ke ruang roda belakang pesawat Garuda Indonesia tujuan Bandara Soekarno-Hatta.

Pemuda itu menjadi penumpang gelap dan terbang lebih dari satu jam hingga pesawat mendarat di Cengkarenga.

Tindakan Mario sangat membahayakan dirinya sendiri karena pesawat komersial itu terbang pada ketinggian 30 hingga 34 ribu kaki. Aksi Mario terhenti setelah petugas Bandara Soekarno-Hatta melihatnya berjalan gontai dan dalam kondisi sangat lemah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:20 WIB

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 23:18 WIB

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:54 WIB

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:38 WIB

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:34 WIB

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:23 WIB

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:17 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

×