Megawati: Kalau Mau Korupsi, Keluar dari PDI Perjuangan

Siswanto, Bagus Santosa

Jum'at, 10 April 2015 | 15:02 WIB
Megawati: Kalau Mau Korupsi, Keluar dari PDI Perjuangan
Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di acara Kongres IV PDIP di Hotel Inna Grand Bali Beach, Bali, Rabu (8/4). (Antara)

Suara.com - Ketika hendak mengumumkan susunan pengurus baru DPP PDI Perjuangan periode 2015-2020, Megawati Soekarnoputri mengingatkan kadernya agar jangan sampai terlibat kasus korupsi. Megawati mengatakan ini sudah untuk kesekian kalinya dirinya memberi peringatan.

"Saya sudah katakan, sebagai kader harus tahu itu (tidak korupsi), itu tabu, tidak boleh," kata Megawati di Kongres PDI Perjuangan ke IV yang berlangsung di Hotel The Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali.

Megawati menambahkan kalau ada yang ingin korupsi, tempatnya bukan di PDI Perjuangan.

"Kalau mau seperti itu, jangan di sini, keluar," katanya disambut tepuk tangan kader.

Megawati yang dalam kongres ini terpilih kembali menjadi ketua umum mengatakan akan terus-menerus mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak korupsi.

"Dan ini akan terus menjadi pengamatan saya," katanya.

Seperti diketahui, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Adriansyah dalam operasi tangkap tangan di Swiss Belhotel, Bali, Kamis (9/4/2015) malam. Penangkapan ini terjadi di tengah-tengah Kongres PDI Perjuangan ke IV yang berlangsung di Hotel The Grand Bali Beach.

Adriansyah ditangkap bersama Agung Kristiyanto. Agung diduga menyerahkan uang kepada Adriansyah. Saat bersamaan, penyidik juga menangkap seorang pengusaha berinisial AH di sebuah hotel di kawasan Senayan.

Dalam penangkapan di Bali, penyidik mengamankan sejumlah uang dalam bentuk mata uang dollar Singapura dan rupiah.

Pelaksana tugas pimpinan KPK Johan Budi menduga transaksi itu terkait dengan Surat Izin Usaha Pertambangan (SIUP) yang diberikan oleh Adriansyah ketika masih menjabat Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, kepada pengusaha itu.

"Perlu kami jelaskan bahwa ini diduga berkaitan dengan pemberian izin di sebuah lokasi di Kalimantan, belum bisa disebut secara detil. Ini karena simpang siur terkait hal yang berbeda, ini terkait SIUP," kata Johan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politisi PDIP Adriansyah Diciduk KPK Terkait SIUP Pertambangan

Politisi PDIP Adriansyah Diciduk KPK Terkait SIUP Pertambangan

News | Jum'at, 10 April 2015 | 12:31 WIB

Selain Tangkap Adriansyah, KPK Juga Tangkap Pengusaha di Senayan

Selain Tangkap Adriansyah, KPK Juga Tangkap Pengusaha di Senayan

News | Jum'at, 10 April 2015 | 12:14 WIB

Terkini

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Siapa Zaki Ubaidillah? Anak Sampang yang Jadi Penentu Emas Indonesia di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:19 WIB

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Kewenangan dan Kelembagaan dalam Revisi UU KY

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 20:18 WIB

Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa Dua Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG

Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa Dua Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:17 WIB

Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman

Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:17 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti

Bukan Sekadar Cantik, Furnitur Rancangan Desainer Lokal Ini Tetap Relevan Meski Tren Terus Berganti

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:12 WIB

PSI Timang-timang Usulan Golkar Mau Pisahkan Pileg dan Pilpres

PSI Timang-timang Usulan Golkar Mau Pisahkan Pileg dan Pilpres

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:11 WIB

Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban

Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 20:10 WIB

Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim

Tergiur Cuan Kripto Korban Boncos Rp81,5 Miliar: Sindikat Lintas Negara Dibongkar Polda Jatim

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:08 WIB

Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia

Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:06 WIB

120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola

120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:06 WIB

×