Tiga Pemuda Berprestasi Diundang ke Belanda

Yusuf Abdillah

Minggu, 12 April 2015 | 03:11 WIB
Tiga Pemuda Berprestasi Diundang ke Belanda
Kota Amsterdam, Belanda. (Shutterstock)
Tiga pemuda berprestasi dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yakni Titik Lestari, Lasiyatun, dan Wahyu Zaenur Roziqin, melawat ke Belanda atas undangan Plan-Netherlands, LSM yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi pemuda.

Minister Counsellor Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Den Haag, Belanda, Azis Nurwahyudi mengatakan lawatan selama 10 hari itu diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain kunjungan ke berbagai instansi di Amsterdam, Leiden, dan Utrech, presentasi ke perusahaan donatur Plan Netherlands, tinggal di keluarga Belanda, dan bertamu ke KBRI Den Haag.

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Den Haag Ibnu Wahyutomo menerima rombongan yang diketuai Lukas Kristian, Project Manager Youth Economic Empowerment Plan Indonesia, bersama staf Plan Netherlands dan pengurus Indonesia Netherands Youth Society (INYS) di kantor KBRI Den Haag.

Dalam anjangsana tersebut Lukas menjelaskan kegiatan Plan Indonesia sebagai organisasi nirlaba yang membantu anak-anak kurang mampu di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan, anak dan pemberdayaan ekonomi pemuda.

Di Indonesia, proyek ini dimulai tahun 1969 dan terus berkembang. Pada tahun 2004 dilakukan di Rembang Jawa Tengah dan pada tahun 2015 di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sedangkan program yang dibawa ke Belanda sekarang ini bertajuk "The Road to Happiness", yang diberikan kepada anak didik Plan Indonesia yang dinilai berprestasi.

Titik (21 ) adalah seorang aktivis yang membantu mengajar anak anak yang kurang mampu. Selain sebagai guru di SD Kajar 2, Titik aktif mendatangi anak-anak usia sekolah yang tidak disekolahkan orang tuanya karena faktor ekonomi.

Titik juga memberikan penyuluhan agar remaja di desanya tidak menikah di usia dini dengan harapan bisa mencapai tingkat hidup yang lebih baik dan bisa berkarya untuk masa depan mereka.

Sementara Lasiyatun (24) seorang penggerak usaha anyaman bambu di Desa Dadapan. Plan Indonesia menilai kecakapan Lasiyatun dalam mengelola usaha kecil ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungannya. Lasiyatun adalah hasil didikan organisasi tersebut untuk dapat mengelola usaha kecil dengan lebih profesional.

Sedangkan Wahyu, mantan tukang batu yang karena mengikuti pelatihan dari organisasi ini kemudian berhasil dan akhirnya alih profesi menjadi pekerja di salah satu mini market di Rembang. Karena ketekunannya mengikuti pelatihan pemberdayaan di Plan Indonesia, Wahyu berhasil terpilih menjadi salah satu pegawai berprestasi tingkat nasional yang diadakan mini market.

Selama bertemu dengan KUAI KBRI Den Haag, para pemuda berprestasi itu menceritakan pengalamannya selama kunjungan di Belanda. Salah satunya adalah kesempatan untuk berkenalan dengan generasi muda Belanda yang tergabung dalam INYS dan Plan Netherlands. Mereka juga berkeinginan untuk menjalin kemitraan.

Pada Mei mendatang Aafke van der Heide dan Arsjaad Imami dari Plan Netherlands akan melakukan kunjungan balasan ke Rembang.

Menutup pertemuan tersebut, Ibnu Wahyutomo berpesan agar para pemuda Indonesia terus meningkatan kemampuan dan pengetahuan dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat. Kepada pengelola program ia menyarankan untuk melibatkan pemerintah daerah setempat. KBRI Den Haag siap membantu kegiatan yang dinilai positif ini. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum

Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:24 WIB

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Kata-kata Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Lanjutkan Karier di Fortuna Sittard

Kata-kata Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Lanjutkan Karier di Fortuna Sittard

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:24 WIB

Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda

Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda

Your Say | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:00 WIB

Sang Maharani: Ketika Rumah Sendiri menjadi Tempat yang Paling Berbahaya

Sang Maharani: Ketika Rumah Sendiri menjadi Tempat yang Paling Berbahaya

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:00 WIB

Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci

Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 01:29 WIB

Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman

Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 01:21 WIB

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:01 WIB

Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak

Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:37 WIB

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:00 WIB

Terkini

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:45 WIB

×