Ahok: Mahal dan Mutu Kurang, Sekolah Internasional Akan Ditinggal

Arsito Hidayatullah, Nikolaus Tolen

Senin, 13 April 2015 | 12:22 WIB
Ahok: Mahal dan Mutu Kurang, Sekolah Internasional Akan Ditinggal
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat memantau Ujian Nasional (UN) di SMK Negeri 27, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (13/4). [Suara.com/Oke Atmaja]
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengutarakan niatnya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di DKI Jakarta, baik itu dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Sehubungan dengan itu, menurut Ahok, Pemprov DKI menurutnya akan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) guru-guru dan tenaga pengajar di sekolah-sekolah negeri di ibu kota. Tujuannya agar sekolah-sekolah konvensional dapat bersaing dengan kualitas sekolah yang bertaraf internasional.

"Sekarang sekolah internasional juga kalau lama-lama semakin mahal, dan apalagi kalau tujuannya hanya uang, mutunya juga sama, orang-orang juga akan balik ke sekolah kayak gini. Ini sekolah usia 156 tahun, dari buyutnya sampai cicitnya jadi alumni sekolah ini. Ini bukti kalau sekolah konvensional berpikir konsisten, bukan sekadar cari uang semata," kata Ahok, saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMA St Ursula, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2015).

Ahok pun berharap situasi seperti ini akan terus berlanjut. Mantan Bupati Belitung Timur ini berharap, warga Jakarta mempercayakan anak-anaknya untuk menempuh pendidikan di sekolah negeri maupun sekolah swasta yang tidak memikirkan keuntungan semata.

Ahok menegaskan bahwa dengan begitu, tidak akan ada lagi anak yang tidak sekolah maupun putus sekolah di Jakarta. Masalahnya menurutnya, pada saat dirinya bersama Jokowi mengelola Pemprov DKI, survei menyebutkan bahwa 40 persen anak usia 16-18 tahun tidak sekolah karena tidak memiliki biaya.

"Makanya kami mau kasihkan banyak Kartu Jakarta Pintar (KJP). Kami tidak ingin ada anak yang tidak sekolah, Itu saja. Sekarang kayak sekolah berlabel internasional, kalau otaknya cuma cari duit, mutunya payah, sudah mahal, lama-lama ditinggal orang. Itu harapan kami," tuturnya.

Di hari pertama penyelenggaraan UN berbasis komputer ini, Ahok melakukan peninjauan ke dua sekolah, yakni SMKN 27 dan SMA Santa Ursula di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat. Di SMKN 27, Basuki sempat memberi motivasi kepada para siswa. Sementara saat di SMA St Ursula, Ahok hanya mengintip kelas per kelas, sebab UN sudah berlangsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pidato di Depan Peserta UN, Ahok Ceritakan Keberhasilannya

Pidato di Depan Peserta UN, Ahok Ceritakan Keberhasilannya

News | Senin, 13 April 2015 | 11:21 WIB

Ahok: UPS Komputer Murah Kok, Kecuali USB yang Bisa UPS Itu Mahal

Ahok: UPS Komputer Murah Kok, Kecuali USB yang Bisa UPS Itu Mahal

News | Senin, 13 April 2015 | 10:26 WIB

Ahok Berharap Pelajar DKI Lulus dengan Kejujuran

Ahok Berharap Pelajar DKI Lulus dengan Kejujuran

News | Senin, 13 April 2015 | 10:10 WIB

Internet Belum Terkoneksi, Pelaksanaan UAN Terhambat

Internet Belum Terkoneksi, Pelaksanaan UAN Terhambat

News | Senin, 13 April 2015 | 07:52 WIB

Terkini

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Raffi Ahmad Bikin RANS Anjlok Hingga 23%, Gimana Prospek Sahamnya?

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:45 WIB

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

Jejak Karier Mentereng Listyo Sigit Prabowo: Ajudan Jokowi hingga Duduki Kursi KSP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:43 WIB

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Warna Baju Pantangan Shio Naga dan Ular November 2026, Jangan Salah Pilih Outfit!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Perbedaan Boikot dan Cancel Culture yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:41 WIB

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

×