"Kami merasa apresiasi dengan sikap kepolisian. Karena kita laporkan dan kita sampaikan ke bapak polisi untuk tenang, begitu ujian selesai mereka langsung bergerak ke tempat-tempat yang diidentifikasi, lalu nonstop dari kemarin sampai sekarang belum selesai prosesnya," ujar Anies di kantornya, Kamis (16/4/2015).
Anies mengatakan kementerian tahu ada kasus soal bocor setelah mendapatkan laporan dari orang yang bisa mengakses soal menjelang ujian. Laporan itu kemudian diteruskan ke polisi agar diusut.
"Ada yang mengabarkan ada laporan dan jauh sebelum beredar di luar," kata Anies.
Sebelumnya, Bareskrim telah menggeledah kantor Percetakan Negara RI, Rabu (15/4/2015), siang sampai malam. Sebanyak 13 orang dimintai keterangan di kantor tersebut. Hari ini, polisi telah menetapkan seorang tersangka.