Menteri Khofifah Tawari Modal Usaha untuk TKI di Malaysia

Liberty Jemadu

Minggu, 19 April 2015 | 04:33 WIB
Menteri Khofifah Tawari Modal Usaha untuk TKI di Malaysia
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang baru dipulangkan dari Malaysia di Rumah Perlindungan Trauma Center, Jakarta, Jumat (26/12) [Antara].

Suara.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menawari modal kerja untuk ekonomi produktif kepada para pekerja rumah tangga yang mengalami permasalahan di luar negeri dan akan kembali ke kampung halamannya.

"Ini bukan pinjaman, tapi hibah yang terdapat dalam APBN," kata Mensos saat menjumpai puluhan PRT bermasalah di "shelter" KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu.

Dalam kunjungannya itu, dirinya sempat berbincang-bincang dengan para TKI bermasalah yang berasal dari sejumlah daerah.

Mensos yang didamping Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono dan Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI KL Trigustono Supriyanto sempat menanyakan apakah para TKI bermasalah itu mau mendapatkan modal kerja tersebut dan dijawab setuju secara serentak.

Dia mengatakan bahwa program ini sudah berjalan dan sangat membantu para PRT bermasalah saat kembali ke Tanah Air supaya punya usaha ekonomi produktif di daerahnya. Untuk itu, para TKI tersebut bisa menghubungi Kepala Dinas Sosial di daerah masing-masing.

"Saya rasa bila mereka punya pendapatan sendiri di kampungnya, tentu mereka tidak kembali ke luar negeri. Kalaupun kembali lagi, mereka sudah menjadi pekerja dengan kemahiran yang memadai," ucapnya.

Untuk itu, lanjut dia, para TKI yang kembali tersebut bisa memanfaatkan peluang ini dan mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja yang disiapkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, BNP2TKI ataupun Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) yang digulirkan Kementerian Sosial di sejumlah daerah.

Jika mereka mengikuti program ini, para TKI tersebut bisa mengikuti pelatihan membuat kue, memasak, menjahit, dan ketrampilan lainnya yang akan dibekali dengan modal kerja sebesar Rp3 juta.

"Dengan Rp3 juta, tentu bisa menjadi modal kerja usaha kecil bagi TKI yang kembali ke Tanah Air tersebut," ucapnya.

Sementara itu, mengenai proses pemulangan TKI dari sejumlah negara terus dilaksanakan baik dari Timur Tengah, Malaysia dan sejumlah negara lainnya.

"Kita baru saja memulangkan TKI dari Arab Saudi (Januari lalu sebanyak 419 orang), Malaysia ataupun Abu Dhabi termasuk 41 orang yang menjadi korban perdagangan orang," ungkapnya.

Dirinya sebenarnya memang sejak tahun 2000 lalu, ketika menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan, menginginkan pengiriman hanya untuk mereka yang memiliki ketrampilan memadai (skill labour) agar perlindungan dan kesejahteraannya lebih baik.

"Saya ingin mereka yang dikirim adalah yang memiliki ketrampilan yang memadai," kata Khofifah yang saat di Malaysia bertemu dengan pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama di negara itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos Serukan Masyarakat Bersatu Tolak Jaringan Islam Radikal

Mensos Serukan Masyarakat Bersatu Tolak Jaringan Islam Radikal

News | Senin, 30 Maret 2015 | 05:44 WIB

Mensos Gendong Bayi Orang Rimba Berumur Tiga Hari

Mensos Gendong Bayi Orang Rimba Berumur Tiga Hari

News | Sabtu, 14 Maret 2015 | 02:54 WIB

Mensos: Pelaku Kejahatan Seksual Harus 'Disunat'

Mensos: Pelaku Kejahatan Seksual Harus 'Disunat'

News | Kamis, 26 Februari 2015 | 05:44 WIB

Mensos: 22 Juta Kartu Indonesia Pintar Siap Dibagikan

Mensos: 22 Juta Kartu Indonesia Pintar Siap Dibagikan

News | Selasa, 06 Januari 2015 | 22:40 WIB

Mensos: Jika Program Sektor Pangan Jalan, Pengangguran Berkurang

Mensos: Jika Program Sektor Pangan Jalan, Pengangguran Berkurang

News | Sabtu, 27 Desember 2014 | 15:26 WIB

Pulangkan TKI Ilegal Kemensos Utang Rp23 Miliar

Pulangkan TKI Ilegal Kemensos Utang Rp23 Miliar

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 16:37 WIB

Kemensos Dorong Revitalisasi Regulasi Ketenagakerjaan

Kemensos Dorong Revitalisasi Regulasi Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 15:58 WIB

Mensos: Bapak-bapak Jangan Berebut ASI dengan Balita

Mensos: Bapak-bapak Jangan Berebut ASI dengan Balita

News | Kamis, 11 Desember 2014 | 13:00 WIB

Dua Tim Bantuan Dikirim ke Manado dan Maluku Utara

Dua Tim Bantuan Dikirim ke Manado dan Maluku Utara

News | Sabtu, 15 November 2014 | 23:44 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×