Dites Kejiwaan, Lelaki 'Penyusup' Garuda Senyum-senyum

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 21 April 2015 | 23:29 WIB
Dites Kejiwaan, Lelaki 'Penyusup' Garuda Senyum-senyum
Ilustrasi Garuda Indonesia.

Suara.com - Mario Steven Ambarita menjalani pemeriksaan kejiwaan selama lebih kurang enam jam di Kepolisian Daerah Riau di Kota Pekanbaru, Selasa (21/4/2015)

Mario yang keluar bersama dengan adiknya dari ruang pemeriksaan mendapat pengawalan dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian Perhubungan dan "sang penyusup" ini terus tersenyum.

Sepanjang langkahnya dari ruang pemeriksaan menuju mobil yang disediakan PPNS, Mario sangat irit berbicara kepada awak media yang menunggunya sedari pagi. "Tuntas, semua sudah selesai," katanya seraya berlalu.

Hal senada juga dilakukan adik Mario yang sama sekali tidak memberikan komentar terkait pemeriksaan yang dilakukan kakaknya.

Sementara itu, Kepala Bagian Psikolog Polda Riau, Kompol Novian belum dapat menyimpulkan hasil pemeriksaan, "Satu atau dua hari ke depan akan kita ketahui hasilnya, namun PPNS meminta kita agar lebih cepat. Lebih cepat lebih baik," kata Kompol Novian.

Selain itu, dia juga mengatakan, selama pemeriksaan Mario selalu memberikan jawaban dengan lancar. "Terlepas benar atau tidak, nanti kita ketahui bersama," jelasnya.

Selanjutnya, menurut Novian, Mario mengaku senang menjalani pemeriksaan ini. "Faktanya semua materi dilakukan semuanya," katanya.

Aksi nekat Mario Steven Ambarita menghebohkan publik pada Selasa (7/4) setelah pria berusia 21 tahun itu membobol keamanan ketat Bandara SSK II Pekanbaru untuk masuk ke ruang roda belakang pesawat Garuda Indonesia tujuan Jakarta.

Pria asal Jalan Ki Hajar Dewantara Desa Bagan Batu Kecamatan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, itu menjadi penumpang gelap dan sempat terbang lebih dari satu jam hingga pesawat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Kemudian, Mario sempat ditahan PPNS Kementerian Perhubungan di Pekanbaru, sebelum akhirnya diserahkan kembali ke keluarganya karena ancaman hukuman yang diterima Mario di bawah lima tahun penjara.

Namun, setelah dua hari bersama keluarganya, Mario dikabarkan hilang pada Jumat dinihari. Sebelum melarikan diri, Mario sempat meninggalkan sepucuk surat kepada kedua orang tuanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mario 'Si Penumpang Gelap' Garuda Akan Dites Kejiwaan

Mario 'Si Penumpang Gelap' Garuda Akan Dites Kejiwaan

News | Selasa, 21 April 2015 | 06:39 WIB

Mario "Si Penyusup Pesawat" Ditemukan di Bandara Kualanamu

Mario "Si Penyusup Pesawat" Ditemukan di Bandara Kualanamu

News | Senin, 20 April 2015 | 08:28 WIB

Kaburnya Mario "Penyusup" Pesawat Garuda Ganggu Penyidikan

Kaburnya Mario "Penyusup" Pesawat Garuda Ganggu Penyidikan

News | Sabtu, 18 April 2015 | 20:24 WIB

Mario "Penyusup" Pesawat Garuda Kabur dari Rumah

Mario "Penyusup" Pesawat Garuda Kabur dari Rumah

News | Sabtu, 18 April 2015 | 18:20 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB