Saksi Kunci Benjina Tewas, Siapa Tamu Yoseph di Surabaya?

Siswanto, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 22 April 2015 | 13:15 WIB
Saksi Kunci Benjina Tewas, Siapa Tamu Yoseph di Surabaya?
Ilustrasi jenazah. [Shutterstock]

Suara.com - Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Asep Burhanudin menjelaskan kronologis tewasnya Koordinator Pos Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Benjina, Yoseph Sairlela, di Menteng, Jakarta Pusat. Yoseph merupakan saksi kunci kasus perbudakan anak buah kapal di Benjina

Asep mengungkapkan Yoseph berangkat dari Tual ke Jakarta dalam rangka membeli spare part untuk speed boat yang rusak. Ia memilih Jakarta karena sekaligus untuk menengok putrinya yang kuliah kedokteran. Ia lewat Surabaya, sampai di Surabaya pada Kamis (16/4/2015).

Menurut keterangan putri Yoseph, ketika singgah di Surabaya, Yoseph menerima tamu.

"Hanya ke Surabaya ini yang perlu kita dalami bertemu dengan siapa Yoseph. Tamu darimana belum tahu," kata Asep dalam konferensi pers di Ruang Rapat Hiu Macan, Gedung Mina Bahari III, lantai 15, Jalan Medan Merdeka Timur 16, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2015).

Keesokan harinya, Jumat (17/4/2015), Yoseph meneruskan perjalanan ke Jakarta. Sesampai di Jakarta, ia menginap di Hotel Treva.

Pada Sabtu (18/4/2015) jam 16.00 WIB, Yoseph mengunjungi putrinya di tempat kos.

Menurut keterangan putri Yoseph, waktu itu, kondisi kesehatan Yoseph sedang tidak fit. Pertemuan ayah dan anak itu tidak berlangsung lama, Yoseph kembali ke hotel.

"Sekitar jam 19.00 WIB, putrinya dapat kabar dari ibunya yang dari Tual disuruh cek ayahnya yang katanya sedang kritis di dalam kamar hotel," kata Asep.

Begitu putri Yoseph sampai ke hotel, ternyata Yoseph sudah dibawa ke Rumah Sakit Mitra Menteng Afia.

"Almarhum meninggal jam 20.38 WIB dan tidak lama dipindah ke RSCM," katanya.

Hasil pemeriksaan awal, Yoseph meninggal dunia karena serangan jantung karena memang selama ini ia sakit jantung.

"Masalah di Jakarta dia menerima tamu atau tidak masih simpang siur," kata Yoseph.

Pada Minggu (19/4/2015), Asep beserta beberapa pihak dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan menyambangi RSCM. Di sana sudah berkumpul keluarga almarhum.

Saat itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyarankan agar jenazah Yoseph divisum, walau sempat ditolak keluarga.

"Saya bilang ini bukan masalah keluarga aja ini masalah di Benjina, setelah dari pihak keluarga rembuk dan koordinasi, rapat diputuskan diautopsi. Setelah diautopsi dari pihak keluarga dibawa ke Tual. Hanya hasil auptosinya, dari tanggal 19 April itu baru dua minggu ke depan hasilnya diserahkan ke Polri," kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan belum berani menyimpulkan kenapa Yoseph meninggal, apakah ada kaitan dengan kasus Benjina atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UE Larang Thailand Ekspor Ikan ke Eropa Selama 6 Bulan

UE Larang Thailand Ekspor Ikan ke Eropa Selama 6 Bulan

Bisnis | Rabu, 22 April 2015 | 06:17 WIB

Terkini

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

×