Jokowi Serukan Gencatan Senjata di Negara yang Bertikai

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 23 April 2015 | 20:40 WIB
Jokowi Serukan Gencatan Senjata di Negara yang Bertikai
Presiden Joko Widodo secara resmi membuka forum Asian-African Business Summit yang merupakan rangkaian peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Selasa (21/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyerukan agar semua negara menjaga perdamaian dunia yang disampaikan usai menutup acara Konferensi Asia Afrika yang berlangsung di Jakarta sejak 19 April 2015.

"Saya ingin menyerukan agar kita semua menjaga perdamaian dunia dan melakukan gencatan senjata bagi pihak yang sedang bersengketa," kata Presiden Jokowi di Jakarta Convention Center, Kamis (23/4/2015) malam.

Presiden Jokowi mengatakan ajakan tersebut melengkapi kesepakatan-kesepakatan yang telah dirumuskan dalam peringatan ke-60 tahun Konferensi Asia Afrika.

Menurut Presiden, seruan persatuan dan perdamaian juga telah disampaikan dalam pertemuan informal dengan negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam. Pada kesempatan tersebut juga telah disepakati beberapa hal, antara lain menyelesaikan permasalahan umat Islam yaitu Palestina, terorisme dan konflik internal eksternal yang ada di negara dan kawasan.

Selain itu juga menghasilkan kesepakatan untuk membentuk task force (gugus tugas) untuk membangun kerangka kerja dan kerangka komunikasi untuk menyelesaikan permasalahan.

Ia menambahkan bahwa negara-negara Islam juga mengharapkan peranan Indonesia untuk mengatasi masalah-masalah di dunia Islam.

"Negara-negara OKI menyampaikan harapan besar kepada Indonesia untuk memainkan peran penting dalam mengatasi masalah-masalah di dunia Islam," ujarnya.

Konferensi Asia Afrika ke 60 digelar pada 19-23 April 2015 di Jakarta dan 24 April di Bandung. Pada 21-22 April, diselenggarakan Pertemuan Puncak Bisnis Kawasan Asia-Afrika (Asian-African Business Summit).

"KTT Asia Afrika menghasilkan tiga dokumen penting antara lain Pesan Bandung 2015, Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Asia Afrika, dan Deklarasi kemerdekaan Palestina. Sidang juga menyepakati untuk menetapkan 24 april sebagai hari Asia Afrika dan menetapkan Bandung sebagai ibukota solidaritas Asia Afrika serta mendukung berdirinya Asia Afrika Center di Indonesia.

Secara keseluruhan, peserta pertemuan tingkat tinggi KAA pada 22-23 April berasal dari 106 negara terdiri atas 21 pemimpin negara, 80 wakil pemimpin negara (wakil presiden/perdana menteri), dan sisanya merupakan utusan khusus dan pejabat tingkat tinggi.

Selain itu, sepuluh organisasi internasional juga akan hadir dalam pertemuan tingkat tinggi KAA, antara lain PBB, Uni Afrika, ASEAN, Bank Pembangunan Asia, Liga Arab, dan South Center. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PM Malaysia ke Bandung Langsung dari Kuala Lumpur

PM Malaysia ke Bandung Langsung dari Kuala Lumpur

News | Kamis, 23 April 2015 | 20:33 WIB

Terkini

Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta

Kronologi 3 Mahasiswa Gugat Ayah Kandung di Palembang hingga Tuntut Nafkah Rp700 Juta

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 17:49 WIB

Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!

Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:45 WIB

Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan

Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:36 WIB

Minta Jatah Riyal Saat Kunker Haji, 24 Anggota Komisi VIII DPR Dibidik KPK!

Minta Jatah Riyal Saat Kunker Haji, 24 Anggota Komisi VIII DPR Dibidik KPK!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:35 WIB

Akhir Pekan, Listrik Padam di Palembang? OPI Mall hingga RS Hermina Masuk Daftar

Akhir Pekan, Listrik Padam di Palembang? OPI Mall hingga RS Hermina Masuk Daftar

Sumsel | Jum'at, 04 September 2026 | 17:35 WIB

Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti

Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti

Jogja | Jum'at, 04 September 2026 | 17:31 WIB

Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026

Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:28 WIB

Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api

News | Jum'at, 04 September 2026 | 17:23 WIB

Pertalite Kembali Langka di Bogor

Pertalite Kembali Langka di Bogor

Bogor | Jum'at, 04 September 2026 | 17:21 WIB

Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas

Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 17:19 WIB

×